Gerakan Run for Rivers Pekalongan: Ahmad Luthfi Targetkan Jateng Bebas Sampah 2028
RUN FOR RIVERS- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno ikut meramaikan gerakan Run for Rivers di Kota Pekalongan, Kamis, 7 Mei 2026. --
radartegal.com— Memasuki hari ke-41 kampanye lingkungan global, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Sekda Jateng Sumarno turut serta dalam gerakan Run for Rivers di Kota Pekalongan, Kamis 7 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye "Lari 1.200KM Bali-Jakarta" yang diinisiasi oleh organisasi nirlaba Sungai Watch. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan darurat sampah di aliran sungai Indonesia.
Aksi Nyata Bersih-bersih Sungai Kergon
Rombongan yang dipimpin oleh tiga bersaudara asal Prancis pendiri Sungai Watch—Sam, Gary, dan Kelly Benchegib—memulai lari dari Lapangan Mataram. Peserta kemudian bergerak menuju Jalan Sulawesi untuk melakukan aksi pungut sampah di aliran sungai daerah Kergon, Pekalongan.
"Kehadiran pegiat Sungai Watch ini harus menjadi pemicu (trigger) bagi kita semua untuk memerangi sampah secara kolektif," tegas Luthfi di sela kegiatan.
BACA JUGA: Kunjungan ke Brebes, Gubernur Jateng Tanggapi ASN yang Gunakan Presensi Ilegal
BACA JUGA: 281.312 Rumah Warga Miskin di Jateng Dibangun Selama Kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi
Target Jawa Tengah Bebas Sampah 2028
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya visi Zero Sampah. Hal ini sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Jawa Tengah bersih dari sampah pada tahun 2028.
Saat ini, timbulan sampah di Jawa Tengah mencapai 6,3 juta ton per tahun, dengan baru sekitar 30 persen yang berhasil diolah. Untuk mengejar target tersebut, Pemprov Jateng telah menyusun peta jalan strategis:
- Sistem RDF (Refuse Derived Fuel): Mengolah sampah menjadi energi alternatif.
- Sistem Aglomerasi: Kerja sama pengolahan sampah terintegrasi di wilayah Semarang Raya, Pekalongan Raya, dan Tegal Raya.
- Pengolahan Regional: Penguatan fasilitas di Soloraya dan Magelang Raya.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami mendorong kabupaten/kota untuk memperkuat MoU guna mereduksi simpul sampah dari hulu, mulai dari kesadaran memilah sampah di tingkat rumah tangga," tambah Luthfi.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Instruksikan Layanan Healing Diintensifkan Jelang Idul Adha
BACA JUGA: Bedah LKPJ Gubernur Jateng 2025, Ketua DPRD: Rekomendasi Harus Konkret dan Terukur
Kolaborasi Global dengan Sungai Watch
Founder Sungai Watch Sam Benchegib menyambut baik dukungan penuh dari jajaran pemerintah daerah. Selain Gubernur, hadir pula Walikota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid dan Plt Bupati Pekalongan Sukirman.
"Perjalanan ini adalah upaya menjaga sungai di Indonesia. Kami melihat potensi besar untuk beroperasi di Jawa Tengah setelah berbincang dengan Pak Gubernur. Kolaborasi antara yayasan, pemerintah, dan komunitas adalah kunci," ujar Sam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


