DPMPTSP Brebes Ubah Arah CSR, Ini Sasarannya

DPMPTSP Brebes Ubah Arah CSR, Ini Sasarannya

Arah penyaluran CSR mulai menyasar layanan kesehatan.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com - Sinergi antar pemerintah daerah dan swasta kembali menemukan momentumnya di Kabupaten BREBES. Dalam hal ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten BREBES mengambil peran yang lebih strategis.

Langkah itu bukan sekadar sebagai regulator investasi, melainkan juga sebagai penghubung kepentingan publik dan korporasi.

Kepala DPMPTSP Brebes Juwita Asmara menegaskan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bintang Indo Gemilang kepada Puskesmas Tanjung bukan sekadar seremoni. Penyerahan Smart Kit Nakes Door to Door itu, menurutnya, adalah bagian dari desain besar kolaborasi lintas sektor yang selama ini didorong pemerintah daerah.

“CSR tidak boleh berhenti pada simbol. Ia harus menjawab kebutuhan riil masyarakat,” kata Juwita Asmara, Senin 4 Mei 2026 lalu.

BACA JUGA: DPMPTSP Brebes Sosialisasi Permenkes 11/2025

BACA JUGA: Dilantik Bupati, Empat PNS Baru di DPMPTSP Brebes Diminta untuk Ini

Dia menyampaikan arahan yang lebih obyektif dan lebih progresif. Disisi lain, DPMPTSP kerap diposisikan sebagai etalase investasi. Namun di Brebes, fungsi itu mulai bergeser.

DPMPTSP tidak hanya mempermudah perizinan, tetapi juga mengorkestrasi kontribusi sosial perusahaan agar selaras dengan agenda pembangunan daerah. 

Pendekatan ini terlihat dalam keterlibatan aktif mereka dalam program kesehatan berbasis komunitas. Kehadiran Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dalam kegiatan tersebut mempertegas bahwa kolaborasi ini bukan berjalan sendiri-sendiri. 

Bantuan Smart Kit untuk tenaga kesehatan menjadi relevan dalam konteks pelayanan door to door, model layanan yang semakin penting pascapandemi. 

BACA JUGA: Pelayanan DPMPTSP di MPP Brebes Diserbu Warga

BACA JUGA: DPMPTSP Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran di Brebes

Di wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akses seperti Brebes, pendekatan ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: