Bertambah, Rusunawa Rendah Karbon di Tegal Diresmikan

Bertambah, Rusunawa Rendah Karbon di Tegal Diresmikan

DIRESMIKAN - Rusunawa rendah karbon di Tegal diresmikan--

TEGAL, radartegal.com – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) rendah karbon yang berlokasi di Kelurahan Tegalsari, Tegal Barat, Kota Tegal, diresmikan Rabu (29/4/2026). Peresmian itu, menambah jumlah rusunawa rendah karbon tersebut.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono bersama dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dian Irawati, Senior Representative JICA Indonesia, Kakuda Kazuyuki. Serta Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono. 

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dian Irawati mengatakan Purwarupa Rumah Susun Rendah Karbon di Tegal itu, adalah kombinasi dari hasil penelitian dan pengembangan yang panjang. Dilakukan sejak 2021 melalui kolaborasi antara Indonesia dan Jepang bersama Pemerintah Kota Tegal dalam program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS).

“Salah satu keunggulan dari desain Purwarupa ini, penggunaan sistem konstruksi hibrida. Kombinasi antara struktur konvensional dan struktur kayu yang dapat menurunkan embodied karbon dan embodied enegi secara signifikan,” katanya.

BACA JUGA: Inovasi Rusunawa Rendah Karbon di Tegal Dipaparkan dalam Forum APEKSI 2025 Surabaya

BACA JUGA: Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono Serahkan Bantuan dari Baznas ke Sejumlah Mustahik

Menurutnya, sebelum Rusunawa Rendah Karbon ini dapat dioperasionalkan, masih ada beberapa tahap lagi. Yaitu proses serah terima dari JICA ke Kementerian Pekerjaan Umum untuk dicatat sebagai penerimaan negara, kemudian dihibahkan kepada Pemkot Tegal untuk dikelola dengan baik.

“Kami berharap dengan pengelolaan yang baik Purwarupa ini dapat menjadi praktik terbaik. Bagi pengembangan rumah susun dan juga bangunan gedung secara umum yang ramah lingkungan di Indonesia,” harapnya.

Senior Representative JICA Indonesia, Kakuda Kazuyuki dalam kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Kepada Pemerintah Kota Tegal, Menteri Pekerjaan Umum, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta para mitra lembaga penelitian.

Kakuda mengatakan proyek itu, merupakan program SATREPS yang diluncurkan pada bulan Juni 2020. Tujuannya, untuk membahas dua tantangan sekaligus.

BACA JUGA: Hadapi Era Digital, Wali Kota Dedy Yon Ajak Guru di Tegal Perkuat Komitmen Pendidikan

BACA JUGA: Wali Kota Tegal Dedy Yon Lepas Armada Penyaluran Bantuan Pangan

"Pertama permasalahan internasional mengenai mitigasi perubahan iklim dan tantangan domestik. Untuk meningkatkan permintaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah," ujarnya. 

Selain itu, kata Kakuda, melalui pengembangan gedung kedua, pihaknya mendapatkan temuan penelitian berharga. Dalam penggunaan struktur kayu seperti efisiensi konsumsi energi selama proses konstruksi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: