Perkuat Sinergi, Badan Kesbangpol Brebes Gelar Rakor Pakem
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM), Selasa 28 April 2026.(Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten BREBES menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM), Selasa 28 April 2026. Rakor yang dihadiri beberapa unsur tersebut dilaksanakan di Aula Badan Kesbangpol BREBES.
Beberapa unsur yang hadir di antaranya, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Brebes Hendrik Murbawan, perwakilan Kodim 0713/Brebes Sukirno, perwakilan Polres Brebes Prapto, Ketua FKUB Brebes Supriyono, perwakilan OPD, serta perwakilan aliran kepercayaan.
Hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes yang diwakili oleh Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Suripudin menegaskan bahwa pengawasan aliran kepercayaan merupakan bagian dari upaya menjaga kehidupan berbangsa agar tetap sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.
"Melalui koordinasi ini diharapkan dapat terbangun sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
BACA JUGA: 143 Capaska Brebes Ikut Seleksi Parade, Kesbangpol: Setiap Tahapan Dilakukan Obyektif dan Terbuka
BACA JUGA: Bakesbangpol Beri Pelatihan Dasar Agen Pemulihan Penyalahgunaan Narkoba di Brebes
Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Brebes Hendrik Murbawan dalam penyampaiannya menerangkan bahwa kegiatan koordinasi ini memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban, kerukunan, serta stabilitas kehidupan bermasyarakat.
"Sinergi antar instansi sangat penting dalam deteksi dini, pertukaran informasi, serta langkah preventif yang tepat dan terukur," ujarnya dalam penyampaiannya.
Di tempat yang sama, Ketua FKUB Brebes Supriyono juga menyampaikan bahwa pengawasan terhadap aliran kepercayaan bukan untuk membatasi kebebasan berkeyakinan. Ini tidak lain bertujuan memastikan nilai-nilai yang berkembang tetap selaras dengan norma hukum dan kebangsaan serta tidak menimbulkan konflik sosial.
"Keterbukaan dan tanggung jawab menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai dan harmonis," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


