Bupati Paramitha Targetkan Transformasi Total Lewat Visi Brebes Beres
Pemkab Brebes terus berkomitmen dalam melakukan transformasi besar-besaran melalui visi Brebes Beres. (Istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Pemkab Brebes terus berkomitmen dalam melakukan transformasi besar-besaran melalui visi Brebes Beres. Hal ini disampaikan oleh Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dalam diskusi panel Majlis Silaturahmi Warga Brebes (MASIGAB) bertajuk Urun Rembug Brebes Beres untuk Indonesia yang Lebih Baik, di Auditorium Pusdiklat BPK RI Jakarta Selatan, Minggu 19 April 2026 lalu.
Di forum yang dihadiri oleh Dalam forum jajaran pemerintah daerah dengan para perantau, Paramitha menekankan bahwa kemajuan Brebes tidak bisa hanya mengandalkan dana APBD semata, melainkan butuh sinergi kolektif.
Konsep Brebes Beres dipaparkan sebagai pondasi daerah dalam mendukung agenda pembangunan nasional, yang mencakup tiga pilar utama:
Pertama, Beres Birokrasinya yakni layanan publik cepat, transparan, dan berbasis digital melalui Mall Pelayanan Publik serta penguatan Satu Data Brebes.
BACA JUGA: Pemkab Brebes Siapkan Insentif Investasi
BACA JUGA: Bentuk Transparansi, Pemkab Brebes Rilis RLPPD TA 2025
Kedua, Beres Ekonominya yakni mendorong hilirisasi pertania terutama bawang merah dan digitalisasi UMKM agar produk lokal menembus pasar internasional.
Ketiga, Beres SDM-nya yakni Investasi pada manusia melalui pendidikan vokasi yang link and match dengan industri serta penguatan literasi digital.
"Kita tidak bisa lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah. Brebes harus bergerak menuju hilirisasi agar petani memperoleh nilai tambah. Investasi terbesar kita bukan hanya pada infrastruktur, tapi pada manusia Brebes itu sendiri," tegasnya.
Dalam forum tersebut, bupati juga mengajak para perantau Brebes untuk pulang ke rumah secara gagasan maupun investasi. Menurutnya, perantau adalah aset strategis yang memiliki jejaring luas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mempercepat inovasi di daerah.
BACA JUGA: Bentuk Transparansi, Pemkab Brebes Rilis RLPPD TA 2025
BACA JUGA: 2026, Target Opsen PKB Pemkab Brebes Capai Rp70 Miliar
Hadir dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro, memberikan catatan menarik mengenai karakteristik masyarakat Brebes. Ia mengakui bahwa warga Brebes dikenal sangat kritis atau dalam bahasa lokal sering disebut suka maido (mencela atau mengkritik).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


