FKIP UPS Tegal Perguruan Tinggi Ramah Disabilitas yang Menginspirasi
GELAR SARJANA - Mahasiswa FKIP UPS Tegal, Ahamd Zulfikar Al Farisi, penyandang disabilitas tuna netra berhasil meraih gelar sarjana Prodi PPKn.-istimewa-
TEGAL, radartegal.com - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti (FKIP UPS) Tegal terus menunjukkan komitmennya sebagai Perguruan Tinggi inklusif dan ramah disabilitas. Komitmen ini tercermin dalam kebijakan, fasilitas, dan dukungan nyata kepada sivitas akademika penyandang disabilitas.
Salah satu sosok inspiratif yang merepresentasikan semangat ini adalah Ahamd Zulfikar Al Farisi, seorang penyandang disabilitas tuna netra yang berhasil meraih gelar sarjana di Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP UPS Tegal.
Perguruan Tinggi Ramah Disabilitas
Sebagai penyandang disabilitas, dia tidak hanya membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mengejar cita-cita, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan dan dedikasi dalam dunia pendidikan.
“Saya sangat bersyukur berada di lingkungan kampus, kususnya Prodi PPKn FKIP UPS yang memberikan ruang setara kepada semua individu, termasuk penyandang disabilitas," kata Ahmad Zulfikar Al Farisi.
BACA JUGA:Hadiri Wisuda UPS Tegal, Wakil Wali Kota Tegal: Menuntut Ilmu Adalah Perjalanan Tanpa Henti
BACA JUGA:449 Wisudawan UPS Resmi Dikukuhkan, Wujudkan Lulusan Unggul dan Berdampak di Era Digital
"Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan kususnya Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga menciptakan atmosfer yang inklusif,” tambahnya.
Sebagai mahasiswa di Prodi PPKn FKIP UPS Tegal dan juga seorang disabilitas, "Saya merasa bahwa banyak hal yang diperjuangkan kampus ini untuk membuat inklusivitas di dalam kampus terjaga. Sehingga membuat saya dapat mengikuti setiap proses pembelajaran dengan sangat baik."
"Saya sangat terbantu oleh adanya dosen-dosen yang memahami serta mensupport, sehingga membuat saya dapat menempuh pendidikan dengan lancar sampai lulus,” ungkap Faris.
Fasilitas Penunjang
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti aksesibilitas gedung ramah kursi roda, toilet disabilitas, serta dukungan teknologi bagi mahasiswa dan dosen berkebutuhan khusus.
BACA JUGA:Wisuda FKIP UPS, Magister Pendidikan Bahasa Inggris Tahun Ini Segera Terwujud
Selain itu, kampus juga mendorong pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang adaptif, memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses belajar-mengajar.
Inklusi Bukan Wacana, Tapi Nyata
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



