Digitalisasi Bansos Kabupaten Tegal 2026: Camat Diminta Kawal Akurasi Data IKD

Digitalisasi Bansos Kabupaten Tegal 2026: Camat Diminta Kawal Akurasi Data IKD

DIGITALISASI BANSOS- Pemerintah Kabupaten Tegal resmi mengakselerasi digitalisasi bantuan sosial (bansos) dengan memperkuat peran Camat sebagai pengawal validitas data hingga tingkat desa.-ISTIMEWA-

ADIWERNA, radartegal.com – Pemerintah Kabupaten Tegal resmi mengakselerasi digitalisasi bantuan sosial (bansos) dengan memperkuat peran Camat sebagai pengawal validitas data hingga tingkat desa. Langkah strategis ini ditegaskan dalam pertemuan Forum Komunikasi Camat (FKC) se-Kabupaten Tegal di Pendopo Kecamatan Adiwerna, Jumat 17 April 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud mengungkapkan bahwa penunjukan Kabupaten Tegal sebagai daerah piloting (uji coba) digitalisasi perlindungan sosial 2026 merupakan momentum besar untuk membenahi persoalan klasik, yakni ketidaktepatan sasaran bantuan.

“Kabupaten Tegal menjadi salah satu daerah piloting nasional. Ini adalah waktu yang tepat untuk perbaikan database. Ke depan, tidak boleh ada lagi warga yang berhak tetapi terlewat, atau warga mampu yang justru terdata,” tegas Amir.

Integrasi IKD dan Target Peluncuran Nasional

Keberhasilan transformasi digital ini sangat bergantung pada kecepatan verifikasi data di lapangan. Dalam skema ini, Identitas Kependudukan Digital (IKD) akan menjadi basis utama penyatuan data untuk meminimalkan error atau salah sasaran.

BACA JUGA: Kabupaten Tegal Jadi Pilot Project Nasional Digitalisasi Bansos

BACA JUGA: Percepat Digitalisasi Adminduk di Kota Tegal, Petugas Jemput Bola Hingga Malam Hari

Mengingat target peluncuran nasional dijadwalkan pada Oktober 2026, proses pendataan masif akan dilakukan dalam waktu dekat. Amir menginstruksikan para camat untuk menjadi jembatan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan perangkat desa.

“Kami mohon dukungan penuh dari para camat. Akurasi data di tingkat desa adalah kunci keberhasilan program ini,” tambahnya.

Kecamatan Berdaya dan Penguatan Layanan PATEN

Selain digitalisasi bansos, forum ini juga membahas perkembangan program Kecamatan Berdaya. Saat ini, terdapat empat kecamatan yang menjadi proyek percontohan berbasis potensi lokal, yaitu:

  • Kecamatan Margasari
  • Kecamatan Balapulang
  • Kecamatan Bojong
  • Kecamatan Lebaksiu

BACA JUGA: Dari Dapur Ke Layar: Lima Langkah Digitalisasi Yang Mengubah Nasib UMKM Lokal

BACA JUGA: Bukti Nyata Sinergi Potensi Lokal dan Digitalisasi Ada di Desa BRILiaN Tompobulu

Sejalan dengan itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menekankan pentingnya penguatan operator Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN). Hal ini dilakukan agar layanan administrasi kependudukan tetap solid sebagai fondasi integrasi data bantuan sosial.

Dinas Sosial Kabupaten Tegal turut menambahkan bahwa transformasi ini bukan sekadar pergantian sistem dari manual ke digital, melainkan upaya mendalam untuk memperbaiki keadilan sosial melalui akurasi data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait