202 Warga di Brebes Suspek Campak, Ini Kata Dinas Kesehatan
Dinkes Brebes mencatat ada 202 orang warga Brebes yang suspek campak.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Brebes mencatat ada 202 orang terindikasi atau suspek campak. Bahkan hasil dari pemeriksaan sudah ada yang dinyatakan positif.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinkesda Kabupaten Brebes, dr Heru Padmonobo saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat 3 April 2026. Dia mencatat, per hari ini jumlah warga Brebes yang suspek campak tidak bertambah. Jumlah tersebut masih 202 orang.
"Tidak ada penambahan (warga yang suspek campak sebanyak 202 orang)," ungkapnya.
Dia menjelaskan dari pasien suspek diambil sampel darahnya untuk diperiksa di Balai Besar Labkesmas Yogyakarta. Per Rabu 1 April 2026 baru 5 sampel darah yang sudah diperiksa dan hasilnya 4 dinyatakan reaktif atau positif terkena campak. Dari 4 yang dinyatakan poaitif, semua berasal dari Kecamatan Salem.
BACA JUGA: Dokter Heru Padmonobo Nakhodai Dinkes Brebes
BACA JUGA: 84 SPPG di Jawa Tengah Sudah Bersertifikat, Gubernur Instruksikan Dinkes Buat Posko MBG
"(Per Rabu, Red) baru lima sampel yang diperiksa. Lainnya belum karena keterbatasan reagensia dan masih menunggu kiriman dari pusat. Hasil dari 5 sampel itu, 4 diantaranya positif atau 80 persen," jelansya.
Cukup banyaknya warga Brebes yang suspek campak, berbagai langkah upaya pencegahan dilakukan oleh pihaknya. Diantaranya, langkah antisipasi yang disiapkan adalah pencegahan penyebaran di kalangan nakes. Karenanya, para kepala puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan melindungi nakes agar tidak terserang penyakit ini.
"Untuk internal kita sendiri, kami sudah mengintruksikan para direktur dan kepala puskesmas untuk melindungi nakes, status kesehatan nakes dengan SOP nya agar dalam penanganan juga terlindungi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
