Viral! Pemudik Banyumas Nyasar ke Hutan Pemalang Akibat Google Maps

Viral! Pemudik Banyumas Nyasar ke Hutan Pemalang Akibat Google Maps

NYASAR- Seorang pemudik asal Banyumas tersesat di hutan Desa Parunggalih, Pemalang usai ikuti Google Maps.-Istimewa -

PEMALANG, radartegal.com – Sebuah insiden menegangkan menimpa keluarga asal Cilongok, Banyumas, saat menempuh perjalanan mudik menuju Pekalongan pada Minggu malam, 22 Maret 2026.

Akibat terlalu percaya pada aplikasi Google Maps, pemudik bernama Arif Irawan (37) beserta istri dan anaknya justru tersesat di tengah kawasan hutan Desa Parunggalih, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

Ringkasan Kejadian:

  • Siapa: Arif Irawan (37) dan keluarga asal Banyumas.
  • Lokasi Kejadian: Kawasan hutan Desa Parunggalih, Bodeh, Pemalang.
  • Penyebab: Mengikuti rute alternatif Google Maps yang tidak layak dilalui (off-road/berlumpur).
  • Status Terakhir: Berhasil dievakuasi oleh Polsek Bodeh dalam kondisi selamat.

Kronologi pemudik Nyasar ke Jalur Ekstrem Parunggalih

Dikutip dari Disway Jateng, perjalanan yang awalnya lancar berubah mencekam saat Arif mencoba memotong waktu perjalanan. Bermaksud menuju Desa Sidomulyo, Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Arif tergoda menggunakan jalur alternatif yang disarankan aplikasi peta digital.

BACA JUGA: Sempat Terisolir, Warga Penakir Pemalang Akhirnya Nikmati Jembatan Baru

BACA JUGA: Takbiran, Pasar Randudongkal Pemalang Buka Hingga Malam

"Awalnya saya tahu jalur provinsi lewat Bantarbolang, tapi karena lihat peta ada jalan yang dianggap lebih cepat, saya coba ikuti," ujar Arif.

Setelah beristirahat di Desa Pabuaran, perjalanan berlanjut masuk ke area perbukitan yang minim penerangan. Situasi memburuk ketika hujan deras turun, mengubah jalan tanah menjadi jalur lumpur yang licin.

Sepeda motor korban beberapa kali mengalami selip hingga akhirnya terjebak di kegelapan hutan.

Evakuasi Heroik Polsek Bodeh di Tengah Hutan

Dalam kondisi panik dan sinyal terbatas, Arif beruntung dapat menghubungi layanan darurat Polri 110. Laporan tersebut segera direspon oleh jajaran Polsek Bodeh, Polres Pemalang.

BACA JUGA: Lebaran Hari Ini, Ribuan Warga Salat Idulfitri di Lapangan Mariko Randudongkal Pemalang

BACA JUGA: Polisi Dalami Penyebab Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang

Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, melalui Kapolsek Bodeh Iptu Santosa, mengonfirmasi bahwa timnya langsung bergerak ke titik koordinat korban.

  • Proses Evakuasi: Petugas harus bergotong royong dengan warga untuk menarik motor korban yang terjebak di jalur lumpur ekstrem.
  • Hasil: Keluarga korban berhasil dievakuasi ke rumah perangkat desa setempat sebelum akhirnya diantar hingga ke tujuan di Kesesi, Pekalongan.

Tips Mudik Aman 2026: Mengapa Google Maps Sering Bikin Nyasar?

Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemudik di tahun 2026. Berikut adalah tips agar Anda tidak tersesat saat menggunakan aplikasi navigasi:

  • Gunakan Mode Mobil/Motor yang Sesuai: Pastikan setelan kendaraan di aplikasi benar agar tidak diarahkan ke jalan setapak.
  • Hindari Jalur Alternatif di Malam Hari: Jalur "pintas" seringkali merupakan jalan desa yang minim lampu jalan dan berisiko saat hujan.
  • Cek Kondisi Medan via Street View: Jika memungkinkan, lihat visual jalan sebelum memutuskan berbelok ke jalur yang tidak dikenal.
  • Simpan Nomor Darurat 110: Selalu siapkan kontak kepolisian setempat jika Anda mulai merasa jalur yang dilewati tidak wajar.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Jangan biarkan keinginan untuk "cepat sampai" mengabaikan logika kondisi jalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: