Waspada! Aksi Pencurian Meteran Air di Kabupaten Tegal Meningkat Awal 2026

Waspada! Aksi Pencurian Meteran Air di Kabupaten Tegal Meningkat Awal 2026

LAPORAN - Mereka yang menjadi korban pencurian meteran air di Kabupaten Tegal terpaksa harus membeli kembali WM tersebut dengan membawa surat keterangan kehilangan di kantor pusat Perumda Tirta Ayu. -Hermas Purwadi -

SLAWI, radartegal.com– Kasus pencurian meteran air atau Water Meter (WM) milik pelanggan Perumda Air Minum Tirta Ayu Kabupaten Tegal kembali marak terjadi.

Memasuki awal tahun 2026, tercatat sudah ada puluhan aduan kehilangan yang masuk ke pihak manajemen.

26 Kasus Pencurian Dilaporkan

Berdasarkan data terbaru hingga awal Maret 2026, tercatat sedikitnya 26 kasus pencurian water meter atau meteran air yang dialami pelanggan. Tren pencurian ini terindikasi kembali meningkat di beberapa wilayah pelayanan Kabupaten Tegal.

Dirut Perumda Air Minum Tirta Ayu Nandang Indradani ST melalui Kabag Hubungan Pelangan Ujang Tatang menyatakan bahwa aksi pencurian meteran air ini sangat merugikan pelanggan.

BACA JUGA: Jaringan PDAM Rusak, Warga di Tegal Krisis Air Bersih Sejak Akhir Januari 2026

BACA JUGA: Ini Target Khusus Dirtek Baru PDAM Kabupaten Tegal dari Bupati Ischak Setelah Resmi Dilantik

Selain mengganggu suplai air bersih ke rumah, pelanggan juga terbebani biaya penggantian alat yang hilang tersebut.

Dari jumlah kasus pencurian meteran air, tertinggi terjadi di Kecamatan Slawi dengan jumlah 18 kasus.

"Kemudian disusul Mejasem Barat Kramat sebanyak 3 kasus, Tarub sebanyak 2 kasus dan Lebaksiu sebanyak 1 kasus," ujarnya Sabtu 27 Februari 2026.

Upaya melaporkan maraknya pencurian meteran air milik pelanggan ini sudah sempat dilakukan sebanyak 2 kali di Unit I Satreskrim Polres Tegal.

BACA JUGA: Pipa Transmisi PDAM Putus Karena Banjir, Bupati Tegal Beri Pesan Khusus untuk Dirtek

BACA JUGA: Terdampak Banjir Bandang, Perbaikan 2 Jembatan Distribusi Air PDAM Kabupaten Tegal Dikebut

"Kami sempat menanyakan kelanjutkan penanganannya, yang saat ini sedang di-mapping oleh pihak Polres Tegal," katanya.

Upaya menekan terjadinya kasus serupa kini tengah dilakukan pihak Perumda Air Minum Tirta Ayu dengan menugaskan bagian teknik untuk patroli di jam-jam rawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait