Harga Cabai dan Bawang Naik di Semarang, Pemprov Jateng Siapkan Subsidi & Operasi Pasar

Harga Cabai dan Bawang Naik di Semarang, Pemprov Jateng Siapkan Subsidi & Operasi Pasar

TINJAU PASAR- Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Jumat, 20 Februari 2026.-Istimewa-

radartegal.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperkuat intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan Ramadan 1447 H. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, bersama Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, meninjau langsung harga pangan di Pasar Projo Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat 20 Februari 2026.

Tinjauan ini fokus pada ketersediaan stok dan pengendalian harga komoditas yang mulai merangkak naik di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).

308 Titik Gerakan Pangan Murah (GPM)

Sebagai langkah konkret, Gubernur menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah untuk menggelar 308 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di seluruh kabupaten/kota hingga Maret 2026.

"Koordinasi dengan dinas dan instansi terkait harus diperkuat. Saya instruksikan Direktur Jateng Agro Berdikari (JTAB) untuk segera melakukan operasi pasar pada komoditas yang harganya melambung," tegas Ahmad Luthfi setelah berdialog dengan pedagang di Ambarawa.

BACA JUGA: Swasembada Pangan, Bupati Tegal Dukung Revitalisasi Irigasi dan Digital Farming

BACA JUGA: Pemprov Jateng Gelar 308 Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Ini Tujuannya

Update Harga Pangan di Jawa Tengah (Februari 2026)

Meski secara umum stok pangan di Jawa Tengah dinyatakan surplus, terutama beras, beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi harga akibat tingginya permintaan menjelang hari besar keagamaan:

  • Cabai Rawit Merah: ± Rp80.000/kg (Konsumen). Pemerintah beri subsidi harga menjadi Rp65.000/kg melalui JTAB
  • Bawang Merah: Di atas HAP. Pemerintah gelar Operasi Pasar & Distribusi Langsung
  • Daging Ayam/Sapi: Mulai naik (Masih di bawah HAP). Pemerintah melakukan pemantauan stok harian

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Sri Broto Rini, menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai juga dipicu oleh tingginya permintaan dari luar daerah, khususnya Jakarta, di mana harga mencapai Rp100.000 per kilogram.

Stok Pangan Dipastikan Aman

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying. Pemprov Jateng memastikan bahwa 12 komoditas pangan strategis dalam kondisi aman.

BACA JUGA: Ahmad Luthfi: Jangan Ada Permainan Harga Pangan di Jateng Jelang Ramadan dan Idul Fitri

BACA JUGA: Universitas Bhamada Slawi Jalani Evaluasi Lapangan Usulan Penyatuan Akbid Harapan Ibu Pekalongan

"Jawa Tengah surplus pangan dalam jumlah besar. Intervensi yang kami lakukan, termasuk penugasan kepada JTAB untuk menjual cabai di harga Rp65 ribu, adalah untuk memastikan keterjangkauan daya beli masyarakat," tutup Rini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait