Agenda Pemkot dan Parpol Berdekatan, DPRD Kota Tegal Pertanyakan Netralitas
Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro--
TEGAL, radartegal.com - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) TEGAL untuk menggelar Tari Geol pada Minggu, 15 Februari 2026 lusa menuai polemik. Pasalnya, kegiatan dilaksanakan hampir bersamaan dan lokasinya berdekatan dengan agenda dari salah satu partai politik.
Sorotan tajam datang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal. Mereka bahkan mempertanyakan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam agenda tersebut.
Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro mengatakan pihaknya telah mengkonfirmasi ke Ketua Panitia Penyelenggara. Memang, pada Minggu, 15 Februari 2026, di sekitar Pendopo Ki Gede Sebayu dan Jalan Pancasila, akan diselenggarakan kegiatan senam bersama dengan tema Geyol Mempesona, Tegal Mendunia.
"Jadi menurut Pemkot, tari geol itu digelar untuk menyambut bulan suci Ramadan," katanya, Jumat, 13 Februari 2026 sore.
BACA JUGA: Ajak Generasi Muda Lebih Produktif, Anggota DPRD Kota Tegal Inisiasi Kegiatan Literasi Digital
BACA JUGA: Tinjau Saluran Kali Anyar dan Pondok Martoloyo, Komisi III DPRD Kota Tegal Temukan Hal Ini
Namun, kata Kusnendro, di saat bersamaan, ada kegiatan Kirab Budaya yang diselenggarakan oleh DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tegal. Itulah yang menjadi pertanyaan, kenapa acaranya dilaksanakan bersamaan.
"Kenapa sih acaranya berbarengan dan di lokasi yang berdekatan. Sehingga, hal itu memunculkan indikasi, keterlibatan Pemkot Tegal dalam hal kegiatan partai politik,” ujarnya.
Kusnendro mengatakan, pihaknya mempertanyakan hal itu, karena tari geyol diikuti masyarakat, yang melibatkan organ-organ dari Pemkot. Mulai dari beberapa OPD dan kemudian OPD yang punya garis massa ke bawah juga mereka dilibatkan.
“Seperti, kecamatan diminta mengundang lurah, nanti lurah diperintahkan untuk masing-masing RW mengerahkan 10 orang. Termasuk juga dari PKK, Gabungan organisasi wanita atau GOW, Posyandu dan lain-lain, yang semuanya dikerahkan untuk keterlibatan dalam tari geol,” terangnya.
BACA JUGA: Permudah Masyarakat saat Mengadu, DPRD Kota Tegal Luncurkan Sidul Mas Melon
BACA JUGA: Anggota DPRD Kota Tegal Anshori Fakih Hadiri Musrenbangkel
Adanya kegiatan Pemkot, yang tempatnya berhimpitan dan bersamaan dengan agenda Parpol itulah yang membuat pihaknya mempertanyakan hal tersebut. Menurutya, apakah tidak ada hari lain, selain hari itu.
"Harusnya salah satu mengalah, jika memang tidak ada indikasi apa-apa. Tetapi kalau ada indikasi, ya berarti memang disinyalir kegiatan itu didukung Pemkot Tegal. Biasanya kan kalau ada event di Jalan Pancasila, maka event yang lain akan ditunda atau diundur.,” kata Kusnendro.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

