Pasokan Air Bersih di Posko Pengungsian Desa Padasari Tegal Capai 113 Ribu Liter

Pasokan Air Bersih di Posko Pengungsian Desa Padasari Tegal Capai 113 Ribu Liter

AIR BERSIH- Pasokan air bersih untuk keperluan wudhlu pos pengungsian Desa Padasari Kabupaten Tegal tengah digelontor. -Hermas Purwadi-

SLAWI, radartegal.com – Pemerintah Kabupaten Tegal terus memastikan ketersediaan air bersih bagi warga terdampak bencana di Desa Padasari. Melalui Perumda Air Minum Tirta Ayu, sebanyak 30.000 liter atau setara 6 tangki air bersih dikirimkan setiap harinya ke berbagai titik posko pengungsian.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung aktivitas vital pengungsi, mulai dari kebutuhan dapur umum, mandi, cuci, kakus (MCK), hingga sarana ibadah (wudhu).

Total Penyaluran Air Mencapai 113.000 Liter

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Ayu Nandang Indradani, melalui Kabag Transmisi Distribusi Teddy Dwi Kristanto, mengungkapkan bahwa hingga Rabu 11 Februari 2026, total air yang telah tersalurkan mencapai 113.000 liter.

"Kami telah menempatkan sejumlah tandon di lokasi-lokasi strategis untuk memudahkan akses warga," jelas Teddy.

BACA JUGA: Kabar Baik! Huntara Warga Padasari Tegal Dibangun Pakai Teknologi RISHA, Target Rampung Sebelum Ramadan

BACA JUGA: Ribuan Warga Mengungsi, Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal Krisis Air Bersih dan MCK

Sebaran Tandon Air di Posko Pengungsian Padasari

Berikut adalah rincian penempatan tandon air bersih di Desa Padasari:

  • Pos I (Posko Utama): Tersedia 5 tandon dengan total kapasitas beragam (1 unit 5.300 liter, 2 unit 2.000 liter, dan 2 unit 1.000 liter).
  • Pos II (SDN Padasari 02): Tersedia 2 tandon kapasitas 1.000 liter dan 1 tandon kapasitas 2.000 liter.
  • Pos III (Ponpes Al Adalah II): Tersedia 3 tandon besar (kapasitas 2.000, 3.000, hingga 5.300 liter).
  • Akses Umum (Gerbang Desa): Tersedia 2 tandon (2.000 dan 5.000 liter) untuk warga di luar posko pengungsian.

Siaga 24 Jam dan Kendala Distribusi

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Perumda Tirta Ayu menyiagakan armada tangki selama 24 jam penuh dengan menempatkan petugas teknik langsung di lokasi bencana.

Meski demikian, Teddy mengakui adanya tantangan dalam pengiriman. Medan jalan menuju area atas sering kali mengalami kemacetan akibat panjangnya antrean kendaraan logistik yang membawa bantuan ke pengungsian.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Percepat Relokasi Korban Tanah Bergerak Padasari Tegal, Geologi Lahan Huntara Mulai Dikaji

BACA JUGA: Gedung Ambruk Akibat Tanah Bergerak, SDN 01 Padasari Tegal Bakal Diregrouping

"Selain armada kami, kami juga membantu pengisian tandon milik BPBD guna mengantisipasi lonjakan pengungsi. Untuk kebutuhan wudhu secara khusus, kami gelontorkan tambahan 5.300 liter di 5 titik pengungsian," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait