Daftar Wisata Jawa Tengah yang Jadi Magnet Turis Nusantara hingga Mancanegera
ILUSTRASI Wisata Unggulan Jawa Tengah-Gemini AI-
SEMARANG, radartegal.com - Destinasi wisata Jawa Tengah saat ini sangat beragam. Mulai dari wisata anak yang edukatif hingga panorama alam indah semuanya ada di Provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi itu.
Karena itu, tak heran bila riset CNBC Indonesia Research, menempatkan Jawa Tengah didaftar teratas provinsi dengan total pendapatan objek daya tarik wisata komersial tertinggi.
Hal itu sejalan dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan, yang datang ke berbagai destinasi populer di wilayah ini.
Dari sekian banyaknya wisata Jawa Tengah yang populer, terdapat destinasi yang paling menjadi magnet bagi para wisatawan atau turis untuk berkunjung. Mereka (turis) dari seluruh Nusantaara dan Mancanegara.
BACA JUGA:Target 2025 Terlapaui, Jawa Tengah Optimis Jadi Penumpu Pangan Nasional 2026
Lantas, apa wisata Jawa Tengah yang menjadi magnet bagi turis Nusantara dan Mancanegara tersebut?
Mengutip laman resmi Pemprov Jawa Tengah, Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah kunjungan wisatawan Nusantara ke Jawa Tengah pada 2024 mencapai 68,88 juta orang, atau meningkat 22 persen dibanding tahun sebelumnya.
Adapun kunjungan wisatawan Mancanegara naik 28 persen, menjadi 593.168 orang.
Destinasi Wisata Jateng yang Jadi Magnet Kunjungan
Dari data tersebut, berikut destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah yang menjadi magnet bagi para wisatawan untuk berkunjung, antara lain:
- Masjid Syeikh Zayed Surakarta
- Kota Lama Semarang
- Candi Prambanan
- Kawasan Borobudur
- Kawasan Dieng
Strategi Pengembangan Pariwisata Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membeberkan, strategi pengembangan pariwisata di wilayahnya menitikberatkan pada keterpaduan antarwilayah (aglomerasi), serta penguatan potensi desa wisata.
BACA JUGA:Luar Biasa! PAI Tegal Masuk 10 Besar Wisata Jawa Tengah yang Paling Banyak Dikunjungi
BACA JUGA:Libur Nataru, 8,6 Juta Orang Masuk ke Jawa Tengah, Diprediksi Bertambah Hingga Akhir Masa Liburan
Strategi tersebut, kata dia, telah memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, dan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

