Desa Pecabean Tegal Diterjang Angin Kencang, PMI Gercep Ulurkan Bantuan
BANTUAN - Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo bersama jajarannya menyerahkan bantuan kepada keluarga terdampak angin kencang di Desa Pecabean, Jumat (9/1/2026).-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-
SLAWI, radartegal.com - Desa Pecabean Tegal diterjang angin kencang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal bergerak cepat (gercep) salurkan bantuan untuk warga terdampak. Bantuan diberikan kepada tiga kepala keluarga (KK) yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah akibat cuaca ekstrem.
Ketiga warga tersebut yakni Hermanto, Koisah, dan Mukhlisin, yang semuanya merupakan warga RT 11 RW 04 Desa Pecabean. Bantuan berupa uang tunai dengan total Rp1.800.000 diserahkan langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, didampingi Ketua PMI Kecamatan Pangkah serta perangkat Desa Pecabean, Jumat, 9 Januari 2026.
Bencana angin kencang itu terjadi pada, Rabu 7 Januari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Hujan deras yang disertai angin kencang secara tiba-tiba menerjang kawasan tersebut hingga mengakibatkan sejumlah atap rumah warga terangkat dan terbawa angin.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, mengatakan angin kencang datang mendadak dengan kekuatan cukup besar sehingga warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang di dalam rumah.
BACA JUGA:Geser 4 Kepala Dinas, Bupati Tegal Tepis Isu Jual Beli jabatan
BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Demokrasi di Tegal, KPU Jalin Kerjasama dengan Pemantau Pemilu
“Angin kencang terjadi sekitar pukul dua siang. Saat itu cuaca mendung dan tiba-tiba hembusan angin sangat kuat. Atap rumah warga terangkat dan terbawa angin,” ujarnya.
Menurut Iman, tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Hermanto (40) dan Darniasih (41) dengan empat penghuni. Rumah Koisah (60) dan Warni (80) yang dihuni dua jiwa, serta rumah Mukhlisin (38) dan Khomisah (32) dengan lima penghuni.
“Dari tiga rumah tersebut, satu kepala keluarga dengan empat jiwa terpaksa mengungsi sementara karena kondisi rumahnya tidak bisa ditempati. Seluruh bagian atap rusak,” ujarnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. PMI Kabupaten Tegal mencatat total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp7 juta.
BACA JUGA:Jukir Keberatan Setoran Parkir, Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PKS: Harus Ditinjau Ulang
BACA JUGA:448 Pejabat Pemkab Tegal Dilantik di Tepi Jalan, Bupati Ischak Beri Pesan Keras
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan pada atap cukup parah. Kerugian materi masih terus kami data,” tambah Iman.
Salah satu warga terdampak, Hermanto, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan PMI. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat membantu keluarganya untuk memperbaiki rumah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

