Penyakit Kresek dan Keong Mas Ancam 5 Hektare Tanaman Padi di Tegal

Penyakit Kresek dan Keong Mas Ancam 5 Hektare Tanaman Padi di Tegal

ILUSTRASI - Penyakit Kresek dan Keong Mas Ancam 5 Hektare Tanaman Padi di Tegal pasca terjadinya banjir.-Gemini AI-

TEGAL, radartegal.com - Penyakit kresek dan keong mas ancam pertumbuhan 5 hektare tanaman padi di wilayah Kaligangsa Kota Tegal. Ancaman ini muncul pascabanjir merendam wilayah tersebut.

Usia yanaman padi di 5 hektare lahan di Kaligangsa Tegal yang terancam serangan penyakit kresek dan keong mas itu berada pada rentang antara 15 hingga 25 Hari Setelah Tanam (HST).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Tegal Cucuk Daryanto menerangkan, banjir yang menggenangi lahan pertanian di Kaligangsa selama dua hari, 30-31 Desember 2025 lalu, memang sudah berangsur surut. 

Namun demikian, banjir menyebabkan penurunan kondisi ketahanan dan kesehatan tanaman, sehingga meningkatkan risiko serangan penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) atau lebih dikenal penyakit kresek. 

BACA JUGA:Lolos Seleksi, Siswa SMKN 1 Adiwerna Kabupaten Tegal Dapat Pelatihan Intensif Perpipaan

BACA JUGA:Tiga Hari, 299 Siswa SMPIT LH Slawi Kabupaten Tegal Ikuti Penguatan Karakter

Penyakit ini disebabkan bakteri Xanthomonas Campestris yang berkembang pesat pada kondisi kelembaban tinggi. 

“Ini dapat mengakibatkan kerusakan tanaman dalam skala sedang hingga puso (gagal panen),” kata Cucuk, Selasa, 6 Januari 2026.

Selain ancaman penyakit kresek, para petani yang lahan pertaniannya terdampak banjir harus menghadapi potensi serangan hama keong mas yang menyerang batang dan daun muda tanaman padi. 

Penyuluh pertanian dari DKPPP, sebut Cucuk, telah turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi tanaman padi yang terdampak banjir di Kelurahan Kaligangsa. 

BACA JUGA:Bantuan TJSL Perhutani, Kelompok Tani dan Pondok Pesantren Brebes dan Tegal Terima Rp50 Juta

BACA JUGA:Tiga Rumah Warga di Tegal Rusak, Atapnya Kabur Terbawa Angin Kencang

Untuk mencegah risiko kerusakan lebih lanjut akibat potensi serangan kresek dan keong mas, Organisasi Perangkat Daerah yang berkantor di Jalan Lele itu akan segera melaksanakan gerakan pengendalian secara terpadu. 

“Gerakan pengendalian akan dilakukan segera,” tegas Cucuk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: