Agriculture Run 2026 di Kabupaten Tegal, Dobrak Stigma Negatif Pertanian

Agriculture Run 2026 di Kabupaten Tegal, Dobrak Stigma Negatif Pertanian

AGRICULTURE RUN - Kepala SMKN 2 Slawi bersama Asisten I bidang Pemerintahan Kesejahteraan Rakyat memberangkatkan Agriculture Run 2026. -Hermas Purwadi-

SLAWI, radartegal.com - Mendobrak stigma negatif pertanian, Agriculture Run 2026 digelar di Kabupaten Tegal, Minggu 4 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi sorotan masyarakat Kabupaten Tegal karena mengombinasikan konsep olahraga, edukasi pertanian, dan aksi kemanusiaan dalam satu rangkaian acara. 

"Kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa pertanian itu tidak selalu 'kotor' atau 'tua'. Sektor agribisnis adalah masa depan yang penuh inovasi, teknologi, dan kesehatan,"ungkap Kepala SMKN 2 Slawi Indah Eko Cahyani, SPd .MPd, Senin 5 Januari 2025 terkait even Agriculture Run 2026 yang digelarnya.

Berbeda dengan ajang lari pada umumnya, dalam Agriculture Run 2026, pihaknya membagikan bibit tanaman kepada para pelari sebagai simbol komitmen sekolah terhadap penghijauan bumi dan ketahanan pangan nasional. 

Pihaknya menegaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya nyata untuk mendobrak stigma negatif tentang dunia pertanian. 

BACA JUGA: Hari Pertama Siswa Masuk, Wamendikdasmen Kunjungi Sekolah di Tegal

BACA JUGA: Dapat Bantuan Modal, Kantin Sekolah di Kabupaten Tegal Diberdayakan BAZNAS

Mengusung hashtag #GoGreenGoRunGoFun, acara ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, alumni, hingga masyarakat umum. Selain terkait dengan dunia pertanian, sisi humanis juga terpancar kuat dalam acara ini.

Di tengah kemeriahan, para peserta melakukan penggalangan dana secara spontan untuk membantu korban bencana alam di Sumatera. Seluruh donasi yang terkumpul akan disalurkan secara resmi melalui PMI Kabupaten Tegal sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Menurutnya,melalui perayaan ini, SMKN 2 Slawi tidak hanya berhasil meningkatkan kebugaran jasmani warga sekolah, tetapi juga mempererat hubungan dengan Dunia Usaha/Industri (DUDI) serta masyarakat sekitar.

Keberhasilan Agriculture Run 2026 membuktikan bahwa sekolah vokasi mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial dan lingkungan yang inklusif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait