Luncurkan Tegal Great Sale 2026, Bupati Ischak: Ini Bukan soal Diskon
GREAT SALE - Pemkab Tegal bersama Kadin Kabupaten Tegal resmi meluncurkan ajang Tegal Great Sale 2026, di Pondok Pesantren Kawit An Nur Slawi, Minggu 4 Januari 2026 malam.-Yeri Noveli-
SLAWI, radartegal.com – Ajang Tegal Great Sale 2026 resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Tegal bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tegal, Minggu 4 Januari 2026 malam. Grand launching ditandai dengan pemukulan rebana oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, didampingi Sekda Kabupaten Tegal Amir Machmud, Kepala Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah Muhammad Yusuf yang mewakili Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Ketua Kadin Kabupaten Tegal Mokhamad Amin, serta Pembina Yayasan Kawit An Nur H. Kasriyanto, di Pondok Pesantren Kawit An Nur Slawi.
Kegiatan ini merupakan gerakan bersama untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Peluncuran Tegal Great Sale 2026 yang mengusung tajuk Pesta Diskon dan Hadiah ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Harlah ke-16 Yayasan Kawit An Nur Slawi.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, staf ahli, asisten bupati, kepala OPD, serta perwakilan PCNU Kabupaten Tegal.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan, Tegal Great Sale 2026 bukan sekadar ajang promosi atau potongan harga semata. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Resmi Dapat Pengakuan Negara, Pasangan Nikah Siri Tersenyum Bahagia di Rumdin Bupati Tegal
BACA JUGA: Guci Dapat Julukan Baru “Wisata 1000 Tiket,” Bupati Tegal: Ini Keluhan Masyarakat
“Tegal Great Sale adalah gerakan bersama untuk menggerakkan sektor perdagangan dan jasa, sekaligus memberdayakan UMKM. Ini bukan hanya soal diskon, tetapi tentang bagaimana kita membangun ekosistem ekonomi yang saling menguatkan,” ujar Bupati Ischak.
Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah harus berjalan seiring dengan pembangunan sumber daya manusia. Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak masyarakat, sementara aktivitas ekonomi menjadi penggerak kemandirian dan kesejahteraan.
“Kami meyakini bahwa pembangunan ekonomi dan pembangunan SDM harus berjalan beriringan. Pendidikan pesantren membentuk karakter, akhlak, dan etika, sementara kegiatan ekonomi mendorong kemandirian. Sinergi nilai spiritual dan aktivitas ekonomi inilah yang menjadi kekuatan Kabupaten Tegal dalam menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.
Bupati Ischak juga mengaitkan Tegal Great Sale 2026 dengan arah pembangunan ekonomi nasional. Ia menyebut, pemerintah pusat terus menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan menuju 2026.
“Berdasarkan rilis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, stabilitas makroekonomi yang terjaga, didukung konsumsi masyarakat, aktivitas dunia usaha, serta iklim investasi yang kondusif, menjadikan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 diproyeksikan menguat di kisaran 5,4 persen,” jelasnya.
Bupati Ischak juga mengajak masyarakat Kabupaten Tegal untuk terus mendukung peran pesantren, lembaga pendidikan, serta mencintai dan menggunakan produk lokal.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya mengucapkan selamat Harlah ke-16 Yayasan Kawit An Nur dan secara resmi membuka pelaksanaan Tegal Great Sale 2026,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

