Sediakan 1.143 Porsi Setiap Hari, SPPG Polres Tegal Kota Mulai Beroperasi

Sediakan 1.143 Porsi Setiap Hari, SPPG Polres Tegal Kota Mulai Beroperasi

TINJAU - Kapolres Tegal Kota bersama Ketua Cabang Yayasan Kemala Bhayangkari meninjau distribusi makanan dari SPPG di TK Kemala Bhayangkari, Senin (29/12/2025)--

TEGAL, radartegal.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Tegal Kota secara resmi mulai beroperasi, Senin, 29 Desember 2025. Dapur yang dikelola bersama Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Tegal Kota itu, menyediakan 1.143 porsi setiap harinya.

Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama bersama Ketua Cabang Yayasan Kemala Bhayangkari Tegal Kota Uwit Putu Krisna meninjau langsung pelaksanaan distribusi perdana itu. Selain itu, juga dilaksanaan groundbreaking Pembangunan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB)-2 di Jalan Sultan Agung, Kota Tegal.

Usai kegiatan Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan pendistribusian makanan dari SPPG YKB 1 merupakan langkah awal. Sekaligus bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah di Kota Tegal.

Menurut Kapolres, pemenuhan gizi menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Dirinya juga menekankan pentingnya pendistribusian dan pemanfaatan makanan bergizi agar tepat sasaran.

BACA JUGA: 84 SPPG di Jawa Tengah Sudah Bersertifikat, Gubernur Instruksikan Dinkes Buat Posko MBG

BACA JUGA: Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Tegal, Polres Dirikan 4 Dapur SPPG

“Tidak hanya menjadi langkah awal pendistribusian makanan bergizi. Tetapi juga diperkuat dengan pembangunan SPPG 2 untuk memperluas jangkauan layanan,” jelasnya.

 Ketua Cabang Yayasan Kemala Bhayangkari Tegal Kota Uwit Putu Krisna menambahkan pendistribusian makanan bergizi dari dapur SPPG dilakukan setiap hari. Dengan mengerahkan dua unit mobil distribusi untuk menjangkau sekolah-sekolah sasaran.

Menurutnya, SPPG YKB-1 setiap harinya mendistribusikan makan begizi gratis sebanyak 809 porsi kecil dan 334 porsi besar. Dengan menu yang disesuaikan usia serta kebutuhan gizi anak.

“Harapannya, pendistribusian ini dapat memenuhi kebutuhan nutrisi harian siswa secara merata. Serta anak-anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang sehingga dapat menunjang tumbuh kembang serta proses belajar mereka,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: