2 Polisi Korban Kericuhan di Depan dan Mapolres Tegal Kota Masih Dirawat di RS

2 Polisi Korban Kericuhan di Depan dan Mapolres Tegal Kota Masih Dirawat di RS

DIRAWAT - Kapolres Tegal Kota beserta Wakapolres menjenguk Kasat Sabhara yang menjadi korban dalam kericuhan di depan gedung DPRD Kota Tegal--

TEGAL, radartegal.com - Dua anggota polisi korban kericuhan di depan Mapolres TEGAL Kota dan Gedung DPRD hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit (RS). Salah satunya, AKP Bambang Sri Diarto yang merupakan Kasat Sabhara Polres TEGAL Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat ditemui mengatakan total ada 7 anggotanya yang mengalami luka-luka saat pengamanan aksi massa. Dua masih dirawat di RS, sementara lainnya rawat jalan.

"Dua masih dirawat di rumah sakit dan kondisinya relatif stabil. Untuk sisanya rawat jalan," katanya usai memimpin apel, Sabtu 30 Agustus 2025.

Selain melukai personelnya, kata Kapolres, kejadian semalam juga mengakibatkan sejumlah kerusakan di Mapolres dan kantor DPRD Kota Tegal. Kerusakan di Mapolres antara lain, pagar masuk dan keluar jebol dan Pos Penjagaan kacanya pecah.

BACA JUGA: Kota Tegal Mencekam, Massa Rusak Mapolres dan Gedung DPRD

BACA JUGA: Aksi Massa di Mapolres dan Gedung DPRD Kota Tegal Berakhir, Massa Membubarkan Diri Jelang Tengah Malam

"Kerusakan terparah terjadi di Gedung DPRD Kota Tegal. Bagian depan seperti taman, pagar, Pos Satpam, dan ruang transit VIP hancur. Sejumlah fasilitas dalam gedung seperti AC, audio, monitor, hingga kursi juga dirusak dan dibakar," terangnya. 

Meski mengalami kerusakan, ujar Kapolres, untuk pelayanan dibuka seperti biasanya. Selanjutnya, dirinya mengimbau seluruh warga Kota Tegal dan sekitarnya, terutama adik-adik, untuk menjaga situasi tetap aman, tenang, dan damai. 

"Kota Tegal adalah milik bersama dan harus dijaga bersama. Keributan justru membuat orang enggan datang ke Tegal. Padahal, kota ini punya banyak potensi seperti kuliner, rumah makan, dan pusat perbelanjaan yang bisa terdampak akibat situasi yang tidak kondusif," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait