Bupati Tegal dan Ketua TP PKK Dikukuhkan Jadi Ayah dan Bunda GenRe

Bupati Tegal dan Ketua TP PKK Dikukuhkan Jadi Ayah dan Bunda GenRe

Bupati Tegal dan Ketua TP PKK Kab. Tegal berphoto bersama Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jawa Tengah usai dikukuhkan menjadi Ayah dan Bunda Generasi Berencana (Genre) Kab. Tegal-radar tegal-Poto : doc. Prokompin Kab. Tegal

SLAWI, radartegal.comBupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Nilna Almuna Ischak dikukuhkan sebagai Ayah dan Bunda Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Tegal.

Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Eka Sulistia Ediningsih, di Pendopo Amangkurat, pada Senin (04/08/2025).

Usai dikukuhkan, Bupati Ischak lanjut mengukuhkan 18 Ayah dan Bunda GenRe Kecamatan se-Kabupaten Tegal.

Dalam sambutannya, Ischak mengatakan bahwa pembimbingan remaja dalam mempersiapkan dirinya membangun kehidupan keluarga yang sehat dan berkualitas merupakan tanggung jawab bersama.

BACA JUGA:Disperintransnaker Kabupaten Tegal Beri Pelatihan Karyawan Pabrik Rokok dan Petani Tembakau

BACA JUGA:Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal Ajak TP PKK Lindungi Keluarga dari Bahaya Rokok Ilegal

“Remaja hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka, membina mereka bukan hanya tugas sekolah ataupun pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen, terutama keluarga,” tegasnya.

Ischak juga menyoroti fenomena pernikahan usia dini, penyalahgunaan teknologi informasi, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya asupan makanan bergizi sejak remaja, bahkan usia dini.

“Kalau kita bicara stunting, hulunya bukan hanya saat anak lahir, tapi juga saat masa remaja. Remaja, khususnya putri yang teredukasi bisa memahami pentingnya gizi dan tahu perencanaan keluarga, sehingga ia akan tumbuh menjadi orang tua yang siap secara fisik, mental dan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Eka Sulistia Ediningsih menyoroti fenomena generasi muda sekarang yang lebih cenderung bercurhat kepada aplikasi kecerdasan buatan seperti Meta, Siri, ChatGPT, Replika dan asisten virtual lainnya daripada dengan orang tuanya. Lebih dari 90 persen remaja mengaku lebih nyaman mencurahkan permasalahannya ke teman atau bahkan chatbot AI ketimbang orang tua.

BACA JUGA:Ngadu ke DPRD, Puluhan Tenaga Kontrak Kabupaten Tegal Minta Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

BACA JUGA:Geger! Kasus HIV Baru di Kabupaten Tegal 79 Orang, 13 di Antaranya Penyuka Sejenis

“Fakta menunjukkan, lebih dari 90 persen remaja justru lebih nyaman mencurahkan masalahnya ke teman, bahkan ke asisten virtual berbasis AI atau kecerdasan buatan daripada ke orang tua. Ini cukup mengkhawatirkan dan menjadi tantangan kita bersama,” ujarnya.

Oleh sebab itu, membangun komunikasi yang sehat antara orang tua dan anak, khususnya dalam menghadapi tantangan kehidupan remaja di masa kini mutlak diperlukan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait