Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Ini Keistimewaan Tempe Mendoan khas Banyumas
MENDOAN - Tempe mendoan khas Banyumas dikenal bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena nilai budaya dan gizinya.-(Foto: YouTube/EnjoyAja) -
BANYUMAS, radartegal.com - Jika berbicara soal jajanan khas Indonesia, nama tempe mendoan khas BANYUMAS tentu tidak bisa dilewatkan.
Kuliner tempe mendoan khas Banyumas ini telah menjadi ikon Kuliner yang tidak hanya digemari oleh masyarakat lokal, tetapi juga mendapatkan pengakuan di tingkat nasional dan bahkan internasional.
Namun, apa sebenarnya yang membuat tempe mendoan khas Banyumas begitu istimewa? Tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada cara pengolahan, bahan baku, hingga nilai budaya yang dikandungnya.
Berikut Radartegal.com akan membahas penyebab tempe mendoan khas Banyumas ini sangat istimewa daripada tempe mendoan dari daerah lain. Simak penjelasannya di bawah ini.
BACA JUGA: Sega Warsa, Kuliner Malam Khas Tegal yang Bikin Ketagihan
BACA JUGA: Uniknya Nasi Bogana, Kuliner khas Tegal Brebes yang Menggoda Lidah
Keistimewaan tempe mendoan khas Banyumas

-(Foto: YouTube/EnjoyAja) -
Tempe Lebih Bergizi
Salah satu alasan utama keistimewaan tempe mendoan adalah jenis tempe yang digunakan. Berbeda dengan tempe goreng biasa yang biasanya tebal, tempe mendoan dibuat dari irisan tempe yang sangat tipis.
Tempe tipis ini memungkinkan pertumbuhan jamur Rhizopus oligosporus yang lebih optimal, menghasilkan tekstur yang lebih kenyal sekaligus kaya nutrisi.
Menurut penelitian dari Kementerian Kesehatan RI, jamur Rhizopus oligosporus pada tempe berperan penting dalam meningkatkan kadar protein, serat, dan vitamin B kompleks.
Karena itu, tempe mendoan mengandung nutrisi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tempe goreng biasa yang digoreng terlalu lama hingga kering.
BACA JUGA: Mencicipi 7 Kuliner Legendaris di Pekalongan yang Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
BACA JUGA: 10 Kuliner Tradisional yang Wajib Anda Coba di Pasar Pagi Tegal, Lezat, Autentik dan Murah
Digoreng Setengah Matang, Gizi Tetap Terjaga
Nama "mendoan" sendiri berasal dari bahasa Banyumasan yang berarti "setengah matang." Teknik ini bukan tanpa alasan. Dengan hanya digoreng sebentar dalam minyak panas, kandungan nutrisi dalam tempe tetap terjaga.
Proses ini juga menciptakan tekstur lembek dan kenyal, yang menjadi ciri khas dari tempe mendoan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


