Tiga Rumah di Kabupaten Tegal Roboh, PMI Gercep Salurkan Bantuan

Tiga Rumah di Kabupaten Tegal Roboh, PMI Gercep Salurkan Bantuan

BANTUAN - Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo bersama Lurah Dampyak saat menyerahkan bantuan kepada keluarga terdampak rumah roboh di Kelurahan Dampyak.--

SLAWI, radartegal.com - Akibat hujan deras yang melanda, tiga rumah warga di Kabupaten Tegal. Meski tidak ada korban jiwa, namun para pemilik rumah mengalami kerugian yang cukup besar.

Melihat hal itu, Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal langsung bergerak cepat. Setelah melakukan pendataan, langsung menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan sembako, Selasa 10 Juni 2025.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, usai menyalurkan bantuan mengatakan bantuan yang diberikan kepada keluarga terdampak berbeda-beda. Itu, melihat kondisi kerusakan rumahnya. 

Menurutnya, tiga rumah yang roboh itu lokasinya di wilayah Kecamatan Kramat 2 rumah dan sisanya di Kecamatan Pangkah. Dua rumah di Kramat berada di Desa Mejasem Barat Pala Barat 6B nomor 472 RT 04 RW 14 milik Desfri Marhaiati dan di Kelurahan Dampyak Perum Griya Bahari Sentosa Blok C3 Nomor 12b RT 03 RW 07 milik Beny.

BACA JUGA: Hibur Korban Tanah Bergerak di Sirampog Brebes, 15 Relawan KSR PMI Kabupaten Tegal Lakukan Ini

BACA JUGA: Bantuan Logistik untuk Korban Bencana Tanah Bergerak di Brebes Digelontor PMI Kabupaten Tegal

"Untuk keluarga terdampak di Desa Mejasem Barat mendapat bantuan dari PMI sebesar Rp1 juta. Kondisi rumah atap dapur roboh akibat diguyur hujan deras dan kerugiannya sekitar Rp 7 juta," katanya.

Sedangkan di Kelurahan Dampyak, ujar Iman, mendapat bantuan Rp 1,5 juta dan satu paket sembako. Robohnya rumah tersebut tidak hanya diguyur hujan deras, tapi juga diterjang air laut yang sedang rob dengan kerugian sekitar Rp 15 juta.

Kemudian, imbuh Iman, di wilayah Kecamatan Pangkah berada di RT 02 RW 03 Desa Grobog Kulon. Kali ini, PMI memberikan bantuan berupa uang tunai Rp700.000.

"Robohnya rumah milik Khambali itu imbas diguyur hujan deras dan kondisi bangunan juga sudah lapuk. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian diperkirakan Rp 5 juta," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: