Wakil Bupati Tegal Minta Petani Optimalkan Bantuan Benih Padi dan Alsintan
Bupati Tegal secara simbolik menyerahkan bantuan benih padi kepada petani-radar tegal-doc. Prokompin Setda Kab. Tegal
radartegal.com – Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid menyerahkan 28,5 ton bantuan bibit padi dan 9 alat mesin pertanian untuk petani di Kabupaten Tegal. Bantuan yang berasal dari Kementerian Pertanian diserahterimakan kepada para petani melalui perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPTan) Kabupaten Tegal, Selasa (05/05/2025).
Benih padi tersebut selanjutnya akan disemai dan ditanam pada lahan sawah seluas 11.402 hektare milik petani. Sedang alsintan berupa traktor roda dua diberikan kepada gapoktan untuk membantu proses pengolahan lahan sawah.
Kholid mengatakan bantuan yang diserahkan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tegal dan pemerintah pusat guna meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin keberlanjutan pangan, dan mendukung kesejahteraan petani.
Penyaluran bantuan benih padi dan alsintan ini diharapkan bisa membantu kelompok tani untuk mempercepat waktu tanam, mengurangi kehilangan hasil, dan meningkatkan produktivitas, sehingga penghasilan petani bertambah.
BACA JUGA: SPMB di Kabupaten Tegal Rawan Penyimpangan, Wakil Bupati: Pejabat Terkait Harus Punya Komitmen
BACA JUGA: Buka Pembinaan Kerasipan, Wakil Bupati Singgung Budaya Moci di Tegal
Kholid meminta agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, dijaga dan dirawat dengan baik, serta dikelola secara gotong royong dan transparan antar sesama anggota kelompok tani.
“Di tengah tantangan perubahan iklim, harga pupuk yang fluktuatif, serta ancaman alih fungsi lahan yang meluas, kita tidak boleh menyerah. Justru di sini kita harus bisa berinovasi dan memanfaatkan teknologi, termasuk penggunaan alat dan mesin pertanian modern,” ucap Kholid.
Berdasarkan data series tahun 2020-2024, rata-rata luas tanam padi di Kabupaten Tegal mencapai 63.509 hektare per tahun dengan rata-rata luas panen 61.784 hektare per tahun.
“Dari data tersebut, membuktikan produktivitas padi kita cukup tinggi, yaitu 63,70 kuintal per hektare gabah kering panen (GKP) dengan total produksi 393.628 ton GKP per tahun,” jelasnya.
Kholid berharap distribusi pupuk bersubsidi bisa berjalan lancar saat masuk musim tanam, sehingga petani mampu mengaksesnya tepat waktu, sebab ini yang paling banyak dikeluhkan petani.
BACA JUGA: 156 CPNS di Brebes Terima SK, Wakil Bupati Bilang Begini
BACA JUGA: Wakil Bupati Tegal Serahkan Santunan Kematian kepada Ahli Waris Marbot Masjid
Sementara itu, Kepala Dinas KPTan Kabupaten Tegal Agus Sukoco mengungkapkan awalnya pihaknya mengusulkan bibit padi untuk kebutuhan 20.000 hektare sawah. Namun, Kementerian Pertanian hanya mengalokasikan bantuan bibitnya untuk 20.000 hektare se-Jawa Tengah. Dari jumlah tersebut, bibit padi untuk 10.000 hektare sawah sudah diserahkan ke Kabupaten Pemalang, sedang sisanya dibagi untuk 34 kabupaten dan kota.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


