Viral 4 Balita Terbakar di Kendari saat Ditinggal Ibu Pergi Beli Makan Bareng Pacar, 3 di Antaranya Tewas
KORBAN- Kisah tragis 4 balita terbakar di Kendari, Sulawesi Tenggara tengah menjadi sorotan di media sosial. Terlebih 3 balita di antaranya meninggal dunia dalam insiden memilukan tersebut.-Tangkapan Layar-Instagram.com
Radartegal.com- Kisah tragis 4 balita terbakar di Kendari, Sulawesi Tenggara tengah menjadi sorotan di media sosial. Terlebih 3 balita di antaranya meninggal dunia dalam insiden memilukan tersebut.
Dalam insiden kebakaran rumah tersebut, balita berinisial ZK (1) dan NJ (2) tewas di tempat. Lalu, korban NW (2) juga meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Sedangkan korban SN (4), anak tertua dari SA, masih mendapat perawatan.
Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kebakaran maut tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, meteran listrik di rumah korban kerap jatuh dan diduga menjadi salah satu penyebab.
BACA JUGA: Korban Rumah Terbakar di Balapulang Tegal Dapat Bantuan dari Pemkab PMI dan Basnaz
BACA JUGA: Penghuni Tidur Pulas, Rumah Warga Balapulang Tegal Terbakar Hebat
"Penyebab pasti kebakaran masih dalam lidik, tapi informasi awal dari saksi bahwa meteran listrik rumah itu memang sering jatuh," ungkap Kanit Reskrim Polsek Mandonga Ipda Andry Irwanto, Jumat, 9 Mei.
Tragedi yang mengenaskan ini menuai keprihatinan dan reaksi keras dari netizen. Pasalnya, empat balita yang terbakar di Kendari itu terjebak di rumah setelah ditinggal oleh sang ibu pergi bersama pacarnya.
Dengan dalih mencari makan, ibu muda berusia 23 tahun itu meninggalkan empat balitanya selama 3 jam. Saat kebakaran terjadi, SA tengah pergi dengan kekasihnya, AD.
"AD itu pacarnya ibunya korban. Mamanya korban ini bersama AD pergi membeli makanan untuk anak-anak ini," katanya.
BACA JUGA: Rumah Warga di Mindaka Tegal Kebakaran, PMI: Semuanya Habis Terbakar
BACA JUGA: Gegara Anak Bermain Petasan, Satu Rumah di Tegal Terbakar, Dua Unit Pemadam Kebakaran Diterjunkan
"SK bersama AD pulang ke rumah dan melihat rumah sudah banyak asap. Setelah itu SK masuk ke dalam rumah dan plafon rumah sudah terbakar," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

