Jangan Klik Sembarangan! Modus Penipuan Terbaru, Saldo DANA Bisa Ludes
Modus Penipuan Pinjaman Saldo DANA --
radartegal.com - Di tengah semakin maraknya layanan digital, penipuan saldo DANA juga makin berkembang. Salah satu modus terbaru yang perlu diwaspadai adalah penipuan berkedok konfirmasi pinjaman.
Modus ini biasanya disebar lewat pesan singkat, email, atau media sosial dengan menyertakan link palsu yang mengatasnamakan perusahaan pinjaman online resmi. Modus penipuan saldo DANA ini cukup meyakinkan.
Korban akan menerima pesan yang seolah berasal dari layanan pinjaman resmi, meminta untuk mengonfirmasi pengajuan pinjaman atau pencairan dana. Bagi kamu yang sering klaim link DANA Kaget, diharapkan selalu berhati-hati dengan penipuan saldo DANA.
Dalam artikel Radartegal berikut, terdapat tips terhindar dari penipuan saldo DANA. Yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini dengan cermat.
BACA JUGA:Saldo DANA Nambah Setiap Hari? Cek 3 Game Penghasil Uang Terbukti Membayar!
BACA JUGA:Tanpa Dana PayLater, Ini Cara Pinjam Saldo DANA Rp2,25 Juta Lewat Smartpay
Waspada Penipuan Saldo DANA
Kali ini, pelaku memanfaatkan alasan klasik: "konfirmasi peminjaman dana." tapi ujung-ujungnya malah berusaha mengambil saldo DANA milikmu secara licik.
Mereka biasanya menghubungi lewat pesan singkat atau aplikasi chat. Gaya bicaranya sopan, seolah-olah benar-benar dari pihak resmi.
Mereka bilang ingin mengonfirmasi peminjaman dana atas nama kamu. Lalu, tanpa curiga, kamu diminta untuk mengklik tautan yang mereka kirimkan.
Nah, di sinilah jebakannya. Link tersebut adalah tautan bodong alias palsu, yang bisa saja mencuri data pribadimu.
BACA JUGA:Raih Saldo DANA Gratis Rp74.000 dari TikTok Tanpa Modal! Ini Trik Undang Teman yang Efektif
BACA JUGA:Mudah dan Praktis! Cara Cepat Hasilkan Saldo DANA Gratis Tanpa Aplikasi, Cukup Gunakan Bicolink
Jadi, kalau ada yang tiba-tiba mengaku dari layanan keuangan digital dan mengirim link aneh, jangan langsung panik. Tetap tenang dan jangan klik tautannya.
Segera blokir nomor tersebut agar mereka tidak bisa menghubungi lagi. Biasanya, pelaku penipuan juga mencoba berbagai cara agar terlihat meyakinkan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



