Sah! Suami Bupati Brebes Jadi Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu

Sah! Suami Bupati Brebes Jadi Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu

Suami dari Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yakni Ahmad Saeful Ansori resmi menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Brebes.(Istimewa)--

BREBES, radartegal.com - Suami dari Bupati BREBES Paramitha Widya Kusuma, Ahmad Saeful Ansori resmi menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten BREBES

Pelantikan Ahmad Saeful Ansori, suami Bupati Brebes sebagai Ketua TP PKK dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin, Senin 24 Februari 2025.

Ahmad Saeful Ansori, suami Bupati Brebes dilantik bersama dengan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Pelantikan berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu, Nawal Arafah mengenalkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan dalam bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

BACA JUGA:Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati Brebes, Dinperwaskim Lakukan Ini

BACA JUGA:Operasi Katarak Gratis di Desa Blubuk Brebes Diacungi Jempol DPRD dan Dinkes

Menurutnya, kedepan masih menghadapi berbagai permasalahan dan isu-isu strategis yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Pertama adalah kemiskinan, yang berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, meski turun 9,58 persen tapi masih terdapat 3,5 juta orang. 

“Di antara mereka terdapat perempuan-perempuan yang terpaksa menjadi Kepala Keluarga dan dalam kondisi miskin. Demikian pula dengan stunting, dimana berdasarkan data SKI Tahun 2023 angka stunting kita masih berada pada angka 20,7 persen,” ujarnya. 

Kedua, masalah lainnya yakni tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024, terdapat kasus kekerasan terhadap perempuan dengan 1.019 korban.

Kemudian kekerasan terhadap anak sebanyak dengan 1.349 korban, dan kasus perdagangan orang serta kasus bullying juga masih marak terjadi. 

BACA JUGA:Gandeng Brebes Eye Center dan IKPAMI, PT Erela Operasi Puluhan Penderita Katarak di Brebes

BACA JUGA:Bertemu Calon Wali Murid Penerima PIP di Brebes, Agung Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

“Belum lagi, perkawinan anak (dibawah 18 tahun) yang masih marak terjadi, yang dimungkinkan akan menambah keluarga miskin baru. Karena kebanyakan mereka yang menikah anak belum menyelesaikan sekolahnya dan belum bekerja, sehingga masih bergantung kepada orang dewasa lainnya,” imbuhnya. 

Sementara, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam acara tersebut menyambut baik upaya dan inovasi TP PKK Jawa Tengah maupun kabupaten/kota yang mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: