Bantuan Subsidi Harga Pangan Pemkab Brebes Fokus Tangani Stunting

Bantuan Subsidi Harga Pangan Pemkab Brebes Fokus Tangani Stunting

Pemerintah Kabupaten Brebes menyalurkan subsidi harga pangan untuk keluarga dan anak berisiko stunting Tahap 2.(istimewa)--

BREBES, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten BREBES menyalurkan bantuan subsidi harga pangan untuk keluarga dan anak berisiko stunting Tahap 2. Kali ini 120 anak terindikasi stunting di Kecamatan Tanjung yang jadi sasarannya.

Bantuan subsidi harga panagan untuk 120 anak terindikasi stunting tersebut diserahkan simbolis Pj Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan Anna Dwi Rahayuning Rizky di Pendopo Kecamatan Tanjung.

Anna menyebut, dalam pemberian bantuan subsidi harga panagan ini, Pemkab Brebes berfokus pada prioritas penanganan stunting. Sasarannya adalah berdasarkan tiga indikator yaitu SKI 2023, e-PPBGM (kasus), dan kemiskinan ekstrim.

“Dari data By Name By Address (BNBA) sebanyak 120 anak yang diintervensi di Kecamatan Tanjung. Mereka berasal yaitu Desa Krakahan, Lemahabang, Sengon, Pangaradan, Sidakaton, Tanjung dan Tengguli,” ujarnya.

BACA JUGA:Jaring Aspirasi, Anggota DPRD Brebes Gelar Reses Undang Konstituen

BACA JUGA:Satu Desa di Brebes Kerap Dilanda Rob, Anggota DPRD Usulkan Pebaikan Tanggul

Dia menyampaikan terimakasih kepada stake holder yang menyediakan dan mendistribusikan bantuan. Serta seluruh tim yang telah bekerja keras sehingga penyaluran subsidi harga pangan bagi warga masyarakat di Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes dapat didistribusikan dengan baik.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes melalui Kabid Ketahanan Pangan Yayuk Pujirahayuningsih menyampaikan, penyaluran tersebut bertujuan mendukung upaya penurunan angka Prevalence of Undernourishment (PoU) dan memperkuat penanganan desa stunting pada Tahun Anggaran 2025 yang akan dilaksanakan selama 12 bulan.

“Bantuan ini akan disalurkan mulai Januari hingga Desember 2025,” ucapnya.

Bantuan ini bertujuan sebagaimana bagian dari strategi nasional untuk menurunkan angka prevalensi kekurangan gizi di wilayah dengan tingkat stunting yang tinggi.

BACA JUGA:Rumah Porak Poranda Diterjang Angin Kencang, Satu Keluarga di Brebes Mengungsi

BACA JUGA:Pengedar Ganja dan Sabu di Brebes Dibekuk Polisi, Terancam 20 Tahun Penjara

Dengan memberikan bahan pangan sumber energi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi anak berisiko stunting.

Dalam jangka panjang upaya ini diharapkan turut menurunkan angka PoU di Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Brebes.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait