6 Tempat Wisata Religi di Pati yang Ramai Dikunjungi Peziarah
MAKAN - Ini dia 6 tempat wisata religi di Pati yang selalu ramai peziarah, mulai dari Makam Syekh Jangkung hingga Sunan Prawoto. -(Ilustrasi foto: Google Maps/radartegal.com)-
radartegal.com - Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dikenal sebagai salah satu daerah dengan kekayaan tradisi Islam yang kuat. Apa saja daftar wisata religi di Pati?
Tidak hanya terkenal dengan kulinernya, Pati juga menjadi tujuan utama ziarah bagi umat Muslim dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejumlah wisata religi di Pati dan makam tokoh penyebar Islam di wilayah ini menjadi magnet spiritual yang sarat sejarah dan budaya.
Berikut adalah 6 tempat wisata religi paling populer di Pati yang selalu ramai dikunjungi peziarah. Simak penjelasan lebih lanjut di artikel berikut ini.
BACA JUGA:Pesona Wisata Malam di Alun-alun Purwokerto: Kuliner, Hiburan, dan Spot Foto Instagramable
BACA JUGA:9 Destinasi Wisata di Jawa Tengah yang Cocok untuk Liburan Low Budget
Daftar wisata religi di Pati
1. Makam Syekh Djangkung (Saridin)
Makam Syekh Djangkung, atau Saridin, berada di Desa Landoh, Kecamatan Kayen. Beliau dikenal sebagai tokoh dakwah Islam lokal yang berperan penting dalam menyebarkan ajaran Islam di Pati dan sekitarnya.
Setiap tahun, ribuan peziarah berdatangan, terutama pada malam Jumat Pahing dan saat haul akbar.
Tradisi haul Syekh Djangkung biasanya diisi dengan pengajian, doa bersama, dan tahlilan yang dihadiri oleh tokoh agama serta masyarakat umum. Karomah dan ketokohan beliau menjadi alasan utama banyak orang datang untuk berziarah dan berdoa.
2. Makam Nyai Ageng Ngerang
Berada di Desa Ngerang, Kecamatan Tambakromo, makam ini menjadi salah satu bukti peran penting ulama perempuan dalam sejarah Islam di Pati.
BACA JUGA:7 Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Tawangmangu yang Jarang Diketahui
BACA JUGA:Tahu Aci khas Tegal: Sejarah, Cita Rasa, dan Alasan Selalu Jadi Buruan Wisatawan
Nyai Ageng Ngerang dikenal sebagai sosok yang bijak, berilmu, dan memiliki pengaruh besar dalam mengembangkan pendidikan agama di wilayahnya.
Peziarah biasanya datang pada hari-hari tertentu, seperti menjelang bulan Ramadan atau saat haul tahunan, untuk memanjatkan doa dan mengenang jasa beliau dalam menyebarkan ilmu agama.
3. Makam Syekh Ahmad Mutamakkin
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

