Diduga Sindir UAS, Nikita Mirzani: Sebaiknya Ustaz Berbicara Hanya Tentang Islam, Jangan Bawa-bawa Agama Lain

Diduga Sindir UAS, Nikita Mirzani: Sebaiknya Ustaz Berbicara Hanya Tentang Islam, Jangan Bawa-bawa Agama Lain

Ditolak masuknya Ustaz Abdul Somad (UAS) ke Singapura beberapa waktu lalu, juga ikut dikomentari artis, Nikita Mirzani. Nikita mengungkapkan berdasarkan surat edaran Singapura telah jelas sebabnya.

Ditegaskan Nikita, UAS bukan diboikot tetapi dilarang. Nikita lantas menyarankan agar netizen memilih ustaz yang teduh saat berceramah dan tidak menjatuhkan agama lain. 

"Mendingan sekarang, kalau mau dengerin ceramah benar-benar ustaz yang ceramahnya tuh bikin hati dan pikiran tenang, tidak menjatuhkan agama lain, menceritakan perjalanan kisah Nabi Muhammad atau nabi-nabi yang lain," ujar Nikita Mirzani lewat sebuah video di YouTube yang dikutip, Selasa (31/5).

Menurut Nikita, sebaiknya ustaz berbicara hanya tentang Islam tanpa perlu bawa-bawa agama lain. "Jangan bawa-bawa salib, jangan bawa-bawa agama Hindu, jangan bawa-bawa agama Buddha."

"Udah benar, ngomongin agama kita sendiri gimana Islam bisa terbentuk, bagaimana Islam ini orangnya sabar-sabar, tawaqal, penuh dengan keikhlasan," ujar Nikita Mirzani.

Lebih lanjut, janda 3 anak ini akui lebih menyukai Gus Miftah dan Ustaz Maulana. 

"Makanya gw lebih suka ustaz yang ceramah itu kayak Ustaz Gus Miftah. Sama Ustaz yang bilang 'jamaah oh jamaa' .. Terus sama Suami Kartika Putri juga kalau ceramah itu syahdu," kata Nikita Mirzani. 

Nikita Mirzani juga menyinggung kelompok yang melakukan demonstrasi di kantor Duta Besar Singapura. Niki bilang para pendemo agar tidak diprovokasi. Dia sarankan mereka agar membara surat edaran dari Singapura. 

"Dubes Singapura didemo, ngapain sih, Makannya rakyat Indonesia ini biasain deh rakyat Indonesia ini apa-apa itu baca, baca, jangan cuman dengar, katanya, katanya. Terus dengar tapi dari orang yang udah ditambah-tambahin, jangan," tuturnya.

"Kan surat edarannya dari Singapura sudah keluar, dibaca, kalian jangan mau diprovokasi. Jangan mau cuman dibayar 100 ribu kalian ikut-ikutan demo, ngapain, jangan, kasihan keluarga di rumah," ucapnya lagi. (fin/zul)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: