Geger Penemuan Bayi di Pekarangan Kosong Tlogomulyo Semarang, Polisi Telusuri CCTV
TKP - Polisi cek TKP penemuan bayi laki-laki di pekarangan kosong Perum Banpres Pedurungan Semarang. -istimewa-
Ringkasan Cepat:
- Peristiwa: Bayi laki-laki ditemukan warga dalam posisi tengkurap di pekarangan kosong Perum Banpres, Tlogomulyo, Pedurungan, Semarang.
- Waktu Penemuan: Selasa (29/9/2026) pagi.
- Kondisi Bayi: Berat 3 kg, panjang 48 cm, ditemukan luka memar pada dada dan luka di bagian bibir.
- Penanganan: Bayi sempat dibawa ke Puskesmas Bangetayu sebelum akhirnya dirujuk ke RSWN Ketileng Semarang.
- Tindakan Polisi: Polsek Pedurungan menggelar penyelidikan, memeriksa saksi, dan menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.
SEMARANG, radartegal.com - Warga kawasan Perum Banpres, Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang mendadak gempar pada Selasa (29/9/2026) pagi. Sosok bayi laki-laki ditemukan tergeletak di sebuah pekarangan kosong dalam kondisi masih hidup.
Penemuan sosok bayi tersebut langsung ditangani pihak kepolisian serta aparat kelurahan setempat. Saat ini, kepolisian fokus memastikan keselamatan jiwa bayi sekaligus memburu pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penelantaran ini.
Kronologi Penemuan Bayi di Perum Banpres Semarang
Penemuan berawal saat suara tangisan bayi terdengar nyaring dari area lahan kosong di depan pemukiman warga RT 01/RW 02 Tlogomulyo. Saksi mata, Fitriani (47), yang curiga dengan suara tersebut segera mendekati sumber suara untuk memastikan keadaan.
Saat memeriksa area lahan, Fitriani mendapati bayi laki-laki tergeletak tanpa pelindung. Pihaknya langsung melaporkan kejadian ini ke pengurus RT dan RW setempat.
BACA JUGA:Juara Futsal Semarang Berpeluang Raih Beasiswa dan Kontrak Pro
BACA JUGA:Sorak Ribuan Warga Semarang Nobar Timnas Indonesia Bersama Ahmad Luthfi
"Saya mendengar suara tangisan bayi dari arah pekarangan. Setelah saya datangi, ternyata ada bayi laki-laki dalam posisi tengkurap," kata Fitriani saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.
Warga bergerak cepat memberikan pertolongan pertama dengan membawa bayi tersebut ke Puskesmas Bangetayu, Genuk, guna menjalani penanganan medis darurat.
Bayi Dirujuk ke RSWN Ketileng akibat Luka Memar
Hasil pemeriksaan awal tim medis Puskesmas Bangetayu menunjukkan bayi berjenis kelamin laki-laki itu berbobot sekitar 3 kilogram dengan panjang badan 48 sentimeter. Petugas medis menemukan sejumlah luka fisik pada tubuh bayi.
Kapolsek Pedurungan Kompol Navy Pradhana Prima Satya menjelaskan bahwa kondisi fisik bayi membutuhkan pemantauan intensif dari tim dokter spesialis.
BACA JUGA:Sejoli Belasan Tahun Ditangkap Usai Buang Bayi di Kebun Bandungan Semarang
BACA JUGA:Kronologi Penemuan Bayi di Makam Desa Pakopen Bandungan Semarang: Masih Hidup Terbungkus Plastik
"Dari pemeriksaan awal, bayi memiliki berat sekitar tiga kilogram dengan panjang badan 48 sentimeter. Terdapat memar pada bagian dada dan luka pada bagian bibir," kata Kompol Navy.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



