Pembenahan RSUD M Ashari Pemalang, Pemkab Fokus Pada Keramahan Petugas dan Fasilitas ICU

Pembenahan RSUD M Ashari Pemalang, Pemkab Fokus Pada Keramahan Petugas dan Fasilitas ICU

--

Ringkasan Cepat

  • Fokus Utama: Pemkab Pemalang melakukan pembenahan menyeluruh di RSUD dr. M. Ashari yang mencakup perbaikan fasilitas fisik dan peningkatan mutu pelayanan petugas.
  • Prioritas Sarana: Ruang Intensive Care Unit (ICU) menjadi salah satu fasilitas prioritas yang akan direnovasi untuk meningkatkan kenyamanan pasien.
  • Instruksi Khusus: Plt. Bupati Pemalang melarang adanya penelantaran terhadap pasien yang sedang mengantre atau menunggu ketersediaan ruang rawat inap.
  • Agenda Penting: RSUD dr. M. Ashari dijadwalkan menjalani survei standardisasi mutu pelayanan kesehatan pada 2, 5, dan 6 November 2026.

PEMALANG, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang resmi memulai langkah pembenahan menyeluruh di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Ashari Pemalang. Kebijakan ini diambil untuk merespons meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap mutu dan kenyamanan fasilitas pelayanan kesehatan milik daerah.

Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan bahwa transformasi RSUD dr. M. Ashari tidak boleh berfokus pada renovasi gedung semata. Peningkatan empati, sikap ramah, serta ketulusan para tenaga medis dan staf rumah sakit menjadi fondasi utama yang wajib dibenahi.

Pernyataan tersebut disampaikan Nurkholes saat memimpin Lokakarya Tata Kelola Rumah Sakit bertajuk "Menguatkan Peran Strategis Pimpinan Daerah dalam Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien" di Aula Lantai 2 RSUD dr. M. Ashari Pemalang, Sabtu (3/9/2026). Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Pemalang Wiji Mulyati serta Plt. Direktur RSUD dr. M. Ashari dr. Darmanto.

Dua Pilar Pembenahan RSUD dr. M. Ashari Pemalang

Nurkholes menjelaskan ada dua orientasi utama dalam agenda perbaikan RSUD dr. M. Ashari. Pilar pertama difokuskan pada peningkatan kualitas interaksi pelayanan, sementara pilar kedua menyasar pembaruan infrastruktur pendukung medis.

BACA JUGA:Krisis Air Bersih di Pemalang: Warga Dukuh Tando Gunungjaya Terima Bantuan

BACA JUGA:RSU Comal Baru Pemalang Kembali Buka Lowongan, Ini Posisi dan Cara Melamarnya

"Pertama yang kita inginkan adalah pelayanan jauh lebih baik, kemudian infrastruktur yang mendukung pelayanan juga kita buat senyaman mungkin," tegas Nurkholes.

Salah satu sarana medis vital yang masuk dalam skema perbaikan adalah ruang Intensive Care Unit (ICU). Pembenahan fasilitas kritikal ini diharapkan memicu peningkatan standar penanganan medis sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap RS daerah.

Budaya Pelayanan: Tidak Boleh Ada Pasien Terabaikan

Meskipun fasilitas terus diperbarui, Nurkholes mengingatkan bahwa interaksi manusiawi tetap menjadi inti dari layanan kesehatan. Keramahan dan ketulusan sikap petugas saat melayani pasien maupun keluarga pengunjung memegang peranan paling krusial.

Ia secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran manajemen RSUD untuk memastikan penanganan yang adil dan layak. Pasien yang masih mengantre mendapatkan kamar perawatan dilarang keras dibiarkan tanpa pengawasan.

BACA JUGA:Minta Warga Tak Sebarkan Foto Korban, Polisi Dalami Penyebab Kematian Pelajar SD di Pemalang

BACA JUGA:Mencekam! Truk Kontainer Ludes Terbakar di Tol Pejagan-Pemalang KM 303

"Jangan sampai pasien-pasien yang menunggu tempat untuk dirawat ditaruh di luar tidak diperhatikan. Jadi, semuanya harus diperhatikan, harus dilayani dengan baik," ujar Nurkholes.

Menjawab Tantangan Era Digital dan Literasi Kesehatan Masyarakat

Plt. Direktur RSUD dr. M. Ashari, dr. Darmanto, menyambut baik arahan tersebut. Menurutnya, kesadaran literasi kesehatan masyarakat saat ini berkembang pesat seiring tingginya akses terhadap teknologi informasi modern.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: