Krisis Air Bersih di Kabupaten Tegal Makin Meluas, 60 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

Krisis Air Bersih di Kabupaten Tegal Makin Meluas, 60 Ribu Warga Terdampak Kekeringan

BANTUAN AIR BERSIH - Sejumlah warga saat mengantre bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal.-Yeri Noveli/Radar Tegal Grup-

Ringkasan Cepat

  • Durasi Krisis: Operasi penanganan krisis air bersih PMI Kabupaten Tegal telah berjalan selama 71 hari.
  • Cakupan Wilayah: Dampak kekeringan meluas ke 34 desa yang tersebar di 9 kecamatan.
  • Jumlah Bantuan: Sebanyak 808.000 liter air bersih (202 mobil tangki) telah disalurkan.
  • Penerima Manfaat: Bantuan menjangkau 60.330 jiwa atau setara 17.342 Kepala Keluarga (KK).
  • Wilayah Terparah: Kecamatan Suradadi mencatat penerimaan air terbanyak (74 tangki), sedangkan Kecamatan Jatinegara mencatat desa terdampak paling luas (12 desa).

SLAWI, radartegal.com - Krisis air bersih akibat kekeringan parah masih membayangi puluhan ribu warga di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Memasuki hari ke-71 penyaluran air emergency, dampak kemarau dilaporkan meluas dari wilayah utara hingga selatan daerah tersebut.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal terus memobilisasi armada tangki air guna merespons tingginya permintaan konsumsi air harian masyarakat di wilayah krisis.

Pasokan Air Bersih PMI Tembus 808 Ribu Liter

Hingga Selasa (29/9/2026) pukul 21.30 WIB, kumulatif distribusi air bersih yang disalurkan PMI Kabupaten Tegal telah mencapai 808.000 liter. Total pasokan tersebut setara dengan pengiriman 202 armada mobil tangki.

Intervensi kemanusiaan ini disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 60.330 jiwa atau 17.342 kepala keluarga (KK).

BACA JUGA:4.140 Pelajar Kabupaten Tegal Dikukuhkan Jadi Anggota PMR, Siap Diterjunkan Saat Bencana

BACA JUGA:Mitigasi Bencana, Pemkab Tegal Bentuk Kampung Siaga Bencana di Desa Kemuning

Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, mewakili Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo, mengonfirmasi bahwa pengerjaan operasi distribusi akan terus dilanjutkan selama kondisi darurat belum membaik.

"PMI terus bergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Distribusi dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan," ujar Sunarto, Kamis (1/10/2026).

Sebaran Wilayah Terdampak Bencana Kekeringan

Sebanyak 34 desa yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Tegal saat ini masuk dalam daftar prioritas penerima bantuan pasokan air.

1. Suradadi dan Jatinegara Catat Angka Tertinggi

Kecamatan Suradadi menjadi wilayah dengan volume permintaan air terbesar, di mana lima desa di daerah ini telah menerima pasokan hingga 74 tangki air.

BACA JUGA:Bencana Tahunan Lereng Slamet: Warga Tegal Harus Jalan 1 Km demi Air Bersih

BACA JUGA:Harapan Baru Korban Bencana Kajen Tegal, Pemprov Cairkan Bantuan Relokasi Rp315 Juta

Sementara itu, Kecamatan Jatinegara mencatatkan sebaran wilayah terdampak paling luas, mencakup 12 desa dengan total bantuan masuk sebanyak 52 tangki.

2. Rincian Distribusi di Kecamatan Lain

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: