Dua Jembatan di Pantura Tegal dan Brebes Mulai Diganti, Waspada Antrean Kendaraan di Kedua Titik

Dua Jembatan di Pantura Tegal dan Brebes Mulai Diganti, Waspada Antrean Kendaraan di Kedua Titik

Pekerjaan penggantian Jembatan di Jalur Pantura Kabupaten Tegal--

TEGAL, radartegal.com — Pemerintah melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi Jawa Tengah resmi memulai proyek penggantian Jembatan Maribaya di Kabupaten Tegal dan Jembatan Gedih di Kabupaten Brebes. Proyek infrastruktur yang menelan total anggaran sebesar Rp47,728 Miliar ini dijadwalkan berlangsung selama 10 bulan atau 300 hari kalender.

​PPK 1.1 Provinsi Jawa Tengah, Jodi Pujiadi Hutomo, mengungkapkan bahwa kontrak kerja telah ditandatangani sejak 12 Juni 2026. Dengan target penyelesaian penuh pada 10 April 2027.

​"Kami sudah berkontrak per 12 Juni 2026 dan target selesai pada 10 April 2027. Penggantian kedua jembatan ini krusial untuk meningkatkan keandalan jalan dan keselamatan pengguna jalan," ujar Jodi.

​Detail Perubahan Struktur Jembatan

​Menurut Jodi, kedua jembatan tersebut akan mengalami peningkatan kapasitas struktural berupa pemanjangan bentang jembatan. Untuk jembatan Maribaya di Kabupaten Tegal, bentang jembatan yang awalnya sepanjang 50 meter akan diperpanjang menjadi 80 meter. 

BACA JUGA: Sempat Putus Akibat Luapan Sungai Comal Pemalang, Jembatan Perintis Garuda Akhirnya Selesai Dibangun

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Tegal-Brebes Roboh Lagi saat Diperbaiki, Mobil Tak Bisa Lewat

"Struktur baru ini nantinya terdiri dari dua bentang, yaitu bentang pertama sejauh 30 meter dan bentang kedua sejauh 50 meter," ujarnya.

Sementara untuk jembatan Gedih Kabupaten Brebes, kata Jodi, yang semula sepanjang 13 meter akan diganti menjadi 22 meter. Mengingat kedua jembatan ini berada di jalur padat, pihaknya telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas berupa contraflow (lawan arah).

Jodi mengungkapkan, penggantian di dilakukan pada satu sisi, yaitu jalur yang mengarah ke Jakarta. Saat ini, sistem contraflow sudah mulai diberlakukan. Jalur arah Jakarta di Maribaya ini diperkirakan sudah bisa difungsikan kembali secara normal saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sementara untuk Jembatan Gedih, kata Jodi, penggantian dilakukan di kedua sisi baik arah Jakarta maupun Semarang. Pengerjaan diawali dengan membangun pondasi sistem bore pile di sisi arah Semarang terlebih dahulu, kemudian pindah ke sisi arah Jakarta.

BACA JUGA: Jembatan Kali Pedes Tegal Terbengkalai, Proyek Perbaikan Senilai 1 Miliar Tak Rampung

BACA JUGA: Perlancar Pembangunan Sekolah Rakyat di Brebes, Jembatan Bailey Dipasang

"Di sini, sistem contraflow akan diberlakukan di sisi arah Semarang selama sebulan sebelum dipindahkan ke sisi arah Jakarta yang diprediksi memakan waktu lebih lama. Targetnya, Jembatan Gedih sisi arah Jakarta dapat difungsikan pada pertengahan November, baru setelahnya pengerjaan pindah ke sisi arah Semarang," terangnya. 

​Antisipasi Kemacetan dan Mitigasi Kecelakaan

​Jodi mengakui bahwa proses perbaikan ini akan berdampak pada penurunan optimalisasi fungsi jalan, di mana antrean kendaraan yang cukup panjang biasanya terjadi pada hari Rabu dan Kamis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: