Sedekah Laut Kota Tegal 2026: Wajah Baru yang Lebih Dekat dengan Samudra

Sedekah Laut Kota Tegal 2026: Wajah Baru yang Lebih Dekat dengan Samudra

Wali Kota Dedy Yon Supriyono saat memberikan sambutan dalam acara Sedekah Laut Kota Tegal 2026--

TEGAL, radartegal.com – Ada yang berbeda dalam gelaran tradisi Sedekah Laut Kota Tegal tahun 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasa berpusat di halaman KUD Karya Mina, kali ini panggung utama dipindahkan ke Pelabuhan Perikanan Jongor Tegalsari pada Selasa (7/7) pagi. 

Pergeseran lokasi ini sukses menghadirkan nuansa baru yang lebih dekat dengan laut, sesuai dengan aspirasi para nelayan setempat. Ketua Panitia, Eko Susanto, mengungkapkan bahwa perubahan lokasi ini didasari oleh dua faktor utama.

"Pertama, adanya permintaan langsung dari para nakhoda yang ingin prosesi acara terasa lebih menyatu dengan atmosfer laut. Kemudian, dipilihnya TPI Pelabuhan Jongor sebagai pusat acara efektif meminimalisir potensi kemacetan parah yang biasanya terjadi di sekitar area KUD Karya Mina," katanya.

​Komitmen Pemerintah Kota Tegal untuk Sektor Bahari

​Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) berkomitmen penuh untuk terus memajukan sektor kelautan dan perikanan. Langkah nyata yang akan diambil meliputi peningkatan sarana dan prasarana penunjang.

BACA JUGA: Lestarikan Tradisi Sedekah Bumi, Wali Kota Tegal Puji Komitmen Warga Kaligangsa

BACA JUGA: Sarat Gotong Royong, Warga Lestarikan Sedekah Bumi Kaligangsa Tegal

"Selanjutnya, penguatan ekonomi masyarakat nelayan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Serta Pengembangan potensi wisata bahari serta pelestarian budaya lokal," ujar Dedy Yon.

Dedy Yon meyakini ketika budaya terus dilestarikan dan ekonomi masyarakat semakin kuat, maka Kota Tegal akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. 

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan momentum Sedekah Laut ini sebagai wadah mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat semangat gotong royong. Demi membangun Kota Tegal yang aman dan nyaman.

​Makna Spiritual Tradisi Sedekah Laut

​Tradisi tahunan ini bukan sekadar ritual budaya, melainkan bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas melimpahnya hasil tangkapan laut. Selain itu, momentum ini juga diisi dengan doa bersama agar para nelayan selalu diberikan keselamatan, kelancaran, dan keberkahan saat melaut.

​Dengan sinergi kuat antara pemerintah, panitia, dan masyarakat, Sedekah Laut 2026 sukses mempertegas identitas Kota Tegal sebagai kota bahari yang religius, berbudaya, dan siap bersaing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: