Imbas KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes, 521 Penumpang Batalkan Tiket
Kondisi KA Bangunkarta saat anjlok di Bumiayu Brebes, Senin (6/4/2026). Kereta saat ini sudah dievakuasi dan jalur sudah bisa dilewati--
SEMARANG, radartegal.com - Sebanyak 521 penumpang yang seharusnya naik dari sejumlah stasiun di Daop IV Semarang, terpaksa membatalkan tiket perjalanan. Itu, menyusul anjloknya kereta api (KA) Bangunkarta di Bumiayu Brebes yang terjadi pada Senin, 6 April 2026.
Saat ini, jalur KA di Stasiun Bumiayu dinyatakan aman dan sudah bisa dilewati kembali oleh perjalanan kereta api. Pola perjalanan kereta juga kembali seperti biasanya.
Manager Humas KAI Daop IV Semarang Luqman Arif mengatakan setelah dilakukan proses evakuasi dan perbaikan, pada pukul 03.05 WIB jalur KA di Stasiun Bumiayu dinyatakan aman dan sudah bisa dilewati kembali oleh perjalanan kereta api. Adapun pertama yang melintas di lokasi tersebut adalah KA Barang Karacibon Service.
"Dengan telah dapat dilaluinya jalur tersebut, maka perjalanan kereta api kembali normal. Tidak perlu lagi memutar melalui jalur utara," katanya.
BACA JUGA: KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu Brebes: Tiga Gerbong Keluar Rel, Penumpang Dievakuasi
BACA JUGA: Gangguan Jalur Selatan: Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu Brebes Dipercepat
Menurut Luqman, sebelumnya pihaknya melakukan perubahan pola operasi sejak kemarin. Di mana sejumlah perjalanan KA yang seharusnya melalui jalur selatan sempat dialihkan memutar melalui jalur utara.
Selain itu, kata Luqman, akibat insiden itu dua perjalanan kereta api di Daop 4 terdampak pembatalan. Yakni, KA Kamandaka relasi Semarang – Purwokerto dan satu KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto – Semarang – Solo.
Dari pembatalan tersebut, ujar Luqman, ada 521 penumpang melakukan pembatalan tiket. Rinciannya, Stasiun Tegal 66 penumpang, Pemalang 83, Pekalongan 77, Weleri 26, Semarang Poncol 203, Semarang Tawang 66.
Luqman Arif, menegaskan penumpang yang membatalkan tiket bea akan kembali 100 persen. Bagi pelanggan yang terdampak perubahan pola operasi perjalanan ataupun pembatalan kereta api akibat rintang jalan (Rinja),
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan operasional yang terjadi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




