Terindikasi Kecanduan Obat-obatan Berbahaya, 35 Warga di Tegal dan Sekitarnya Jalani Rehabilitasi BNN
Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah berkoordinasi dengan Kepala BNN Tegal--
TEGAL, radartegal.com - Sedikitnya 35 warga di TEGAL menjalani rehabilitasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat. Mereka yang sebagian besar merupakan pelajar terindikasi kecanduan obat-obatan berbahaya yang dijual secara ilegal.
Terkait itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal akan memperkuat sinergi dengan BNN. Salah satunya, akan melakukan upaya intervensi pencegahan melalui kurikulum di sekolah.
Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah bahkan melakukan pendampingan secara langsung kepada orang tua dan anak-anak di bawah umur yang terindikasi menyalahgunakan obat-obatan terlarang di Kantor BNN Kota Tegal, Selasa, 7 April 2026.
Itu, dilakukan setelah dirinya menerima laporan terkait lima anak yang tengah menjalani pendampingan. Akibat penyalahgunaan obat keras berbahaya.
BACA JUGA: Meresahkan, Warung Penjual Obat-obatan Berbahaya Tanpa Izin di Tegal Dibongkar
BACA JUGA: Polisi di Tegal Sita 1.848 Butir Obat-obatan Berbahaya dan Amankan Dua Orang Diduga Pengedar
Usai melakukan pendampingan, Tazkiyyatul mengatakan pihaknya berupaya memberikan pendampingan dukungan moril. Kepada anak-anak serta orang tua mereka.
“Jadi hari ini saya datang ke BNN mendapatkan informasi. Hari ini ada lima anak yang sedang dilakukan pendampingan terkait penyalahgunaan obat keras, obat berbahaya,” katanya.
Menurut dia, permasalahan tersebut tidak lepas dari kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak di lingkungan keluarga. Karenanya, dirinya menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional sebagai langkah pencegahan.
“Komunikasi antara orang tua dan anak ini belum terbuka. Ini yang perlu kita tingkatkan, bagaimana membangun kedekatan antara orang tua dan anak,” katanya.
BACA JUGA: Enam Tersangka Pengedar Narkoba dan Obat-obatan Berbahaya di Tegal Diamankan Polisi
BACA JUGA: Polisi Sita 14.962 Butir Obat-obatan Berbahaya dari 55 Kasus Peredaran Narkotika di Tegal
Selain itu, pejabat yang akrab disapa Mba Iin itu, juga menyoroti peredaran obat-obatan yang diduga berasal dari luar lingkungan sekolah. Hal itu, perlu menjadi perhatian serius untuk diputus rantainya.
“Ketika kita cari informasi, anak-anak ini mendapatkan obat itu dari teman di luar sekolah. Ini yang perlu kita usut karena yang diperlukan adalah memutus mata rantai peredaran obat-obatan ini,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




