Rencana Pengembangan Pelabuhan Tegalsari Tegal Jadi Obat Kecewa Nelayan
BERBICARA - Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal Susanto Agus Priyono berbicara terkait rencana pengembangan Pelabuhan Tegalsari di Press Room DPRD, Senin (6/4).-K. Anam Syahmadani/Rafar Tegal Grup-
TEGAL, radartegal.com - Rencana akan dikembangkannya Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari Kota Tegal yang kini berstatus sebagai Pelabuhan Perikanan Nusantara, seoalah menjadi obat kecewa para nelayan. Pasalnya nelayan kecewa lantaran kontribusi yang diberikan mereka untuk negara terbesar kedua di Indonesia, namun bagi hasil yang kembali ke daerah hanya Rp200 juta yang diserahkan ke Kas Daerah.
Diketahui kontribusi nelayan Kota Tegal ke negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) per tahun tembus Rp104 miliar. Sesuai aturan, 80 persen PNBP dikelola Pemerintah Daerah dan sisanya oleh Pemerintah Pusat.
Tapi realisasinya tidak demikian, bagi hasil yang kembali ke daerah hanya Rp200 juta.
Pelabuhan Tegalsari Tak Tersentuh Pengembangan Sejak 2024
Sejak dibangun pada 2004 di masa pemerintahan Presiden Megawati, Pelabuhan Tegalsari belum tersentuh pengembangan. Kapasitasnya tetap 350 kapal.
BACA JUGA:BDP FPIK UPS Tegal Sukses Gelar Aquaculture Festival 2026
BACA JUGA:Soroti Ketimpangan Pengelolaan, DPRD Kota Tegal Usulkan Revisi Perda Pengelolaan Sampah
Sementara, dari tahun ke tahun, jumlah kapal yang bertambat terus bertambah. Sekarang, jumlahnya sudah mencapai 1.300 kapal.
Karena itu, terjadilah over kapasitas. Di pelabuhan inipun telah berulangkali terjadi kebakaran kapal yang menyebabkan kerugian besar.
Karena itu, rencana Pengembangan Pelabuhan Tegalsari direspons positif, baik oleh legislatif maupun nelayan. “Kami menyambut baik rencana ini,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tegal Susanto Agus Priyono dalam Podcast DPRD yang dilangsungkan di Press Room DPRD, Senin 6 April 2026.
Siang itu, Susanto menjadi narasumber bersama Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Jawa Tengah Riswanto.
BACA JUGA:Pastikan Rangkaian Tri Hari Suci Paskah Aman, Polisi Lakukan Sterilisasi Gereja di Tegal
BACA JUGA:2026 Jadi Prioritas, Wali Kota Berharap Ada Perluasan dalam Pengembangan Pelabuhan Tegal
Jadi Sorotan Komisi IV DPR RI
Susanto mengatakan, kondisi Pelabuhan Tegalsari juga menjadi sorotan Komisi IV DPR RI yang telah meninjau lokasi pada Februari 2026 lalu.
Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto yang memimpin tinjauan saat itu cukup terkejut dengan kumuhnya pelabuhan di daerah yang notabene merupakan penyumbang PNBP terbesar kedua di Indonesia, setelah Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Prioknya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




