Perdana! Koperasi Merah Putih Mejasem Barat Jadi yang Pertama Gelar RAT di Kabupaten Tegal
BUKA - Kades Mejabar yang juga ketua Dewan Pengawas KDMP membuka RAT perdana di aula desa setempat.-Hermas Purwadi-
SLAWI, radartegal.com - Koperasi Merah Putih Mejasem Barat menjadi KDMP pertama yang menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Kabupaten Tegal, Kamis 8 Januari 2026.
Kegiatan perdana RAT Koperasi Merah Putih Mejasem Barat ini menjadi satu-satunya KDMP se Kabupaten Tegal yang berhasil menggelar RAT pertanggungjawaban per 31 Desember 2025.
"Untuk progres bangunan KDMP Mejabar (Mejasem Barat), juga masuk dalam 10 besar se Kabupaten Tegal," ujar Kades Mejabar Yuswan Maulana ST yang juga ketua Dewan Pengawas KDMP Mejabar membuka secara langsung RAT KDMP Mejabar di aula balai desa setempat.
Kegiatan itu dihadiri semua anggota, Asisten Bisnis KDMP Kemenkop Andri Herlang Buana SE , dan Babinsa Pelda Putut Endarto.
BACA JUGA: Digarap Gotong Royong, Koperasi Merah Putih Lebakwangi Tegal Diharapkan Bisa Lakukan 2 Hal Ini
BACA JUGA: Jadi Motor Ekonomi Rakyat, Koperasi Merah Putih Pangkah Tegal Dikebut Warga dan TNI
Koperasi Merah Putih Mejasem Barat menjadi satu-satunya dari 281 desa dan 6 kelurahan yang ada di Kabupaten Tegal yang berhasil menggelar RAT.
Didampingi Ketua KDMP Mejabar Drs Sutiyanto, pihaknya mengakui saat ini aktifvitas usaha KDMP Mejabar masih menggunakan ruang BUMDes Mejabar, dan balai desa untuk melayani kebutuhan usaha sembako. Keduanya menegaskan KDMP Mejabar hadir untul mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Mejasem Barat.
KDMP Mejabar saat ini beranggotakan 63 orang per 31 Desember 2025. Kepengurusan KDMP Mejabar terbentuk 8 Mei 2025 dengan orintentasi usaha penyediaan sembako untuk masyarakat Desa Mejasem Barat.
"Modal usaha awal digalang dari anggota KDMP sebesar Rp9.460.000 dan pinjaman pihak ketiga dalam hal ini BUMDes Mejabar sebesar Rp15 juta,"tambahnya.
BACA JUGA: Soal Koperasi, Kemenag Sentil Badko LPQ Kabupaten Tegal
Pinjaman dari BUMDes Mejabar saat ini sudah mampu dikembaikan sebesar Rp13 juta, dan menyisakan Rp 2 juta yang masih berupa stok barang dagangan sembako.
Laba keuntungan bersih SHU baru Rp100.000 yang mengubah modal awal Rp9.460.000 menjadi Rp9.560.000.
"Rencana ke depan kami akan membuka link kerja sama dengan BUMN melalui kemitraan Bulog lewat ID Food, Pertamina Patra untuk pengadaan gas elpiji 3 kilogram, dan kolaborasi kemitraan POS Indonesia dengan membuka agen pos, serta jasa sewa angkutan," ungkapnya.
Terobosan juga dilakukan dengan menjalin kemitraan bersama pengelola MBG sebagai pemasok kebutuhan pokok ke SPPG dan bermitra dengan UMKM yang ada di Desa Mejasem Barat.
BACA JUGA: Koperasi Desa Merah Putih Kaladawa Tegal Bakal Ciptakan Ekonomi Desa yang Mandiri
BACA JUGA: Bawa Harapan Baru, Koperasi Merah Putih Lumingser Tegal Disambut Antusias Warga
Untuk menambah anggota, pihaknya juga mengimbau kelembagaan yang ada di desa dan tokoh masyarakat, ketua RW dan RT atas instruksi kades untuk bisa menjadi anggota KDMP Mejabar, serta menggunakan sosial media dan menggelar road show sosialisasi pada pertemuan RE dan RT, serta pengurus PKK yang ada di Desa Mejasem Barat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


