Tak Ada Kejadian Menonjol, Posko Nataru di Pelabuhan Tegal Resmi Ditutup

Tak Ada Kejadian Menonjol, Posko Nataru di Pelabuhan Tegal Resmi Ditutup

DITUTUP - Pelasanaan Pokso Nataru Pelabuhan Tegal secara resmi ditutup--

TEGAL, radartegal.com — Setelah berjalan selama sekitar 18 hari, Posko pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di kawasan Pelabuhan Tegal resmi ditutup, Kamis, 8 Januari 2026. Selama pelaksanaan, petugas gabungan tidak mendapati adanya kejadian menonjol, baik di Pelabuhan Jongor maupun di Pelindo.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas IV Tegal, Dwi Yudha Maulana mengatakan posko Nataru dilaksanakan seja 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Itu, melibatkan KSOP, TNI-Polri dan unsur-unsur maritim yang lain.

“Hari ini resmi ditutup. Alhamdulillah, selama pelaksanaan tida ada hal-hal yang menonjol seperti kebakaran kapal,” katanya.

Yudha mengungkapkan, selama kegiatan, pihaknya rutin melakukan patroli di Kawasan Pelabuhan. Untuk mengawasi kapal yang sandar guna meminimalisir terjadinya potensi kebakaran dan kerawanan lainnya.  

BACA JUGA: 150 Kapal Nelayan Padati Pelabuhan Tegal, Ternyata Ini Penyebabnya

BACA JUGA: Lantik Kapolsek, Kapolres Tegal Kota: Adanya Pelabuhan Jadikan Tegal Barat Strategis Namun Rawan

Menurut Yudha, keberhasilan pelaksanaan Posko Nataru tidak lepas dari sinergitas yang terjalin antar instansi dan didukung masyarakat. Karenanya, dia menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang terjalin selama ini.

Ke depan, ujar Yudha, pihaknya akan mempersiapkan diri untuk menghadapi Idul Fitri yang akan datang satu bulan mendatang. Pihanya akan melakukan mapping, terkait kerawanan di Kawasan Pelabuhan.

“Kurang lebih satu bulan mendatang, kita akan Bersiap menghadapi lebaran Idul Fitri. Kita akan membuka posko lagi untuk pengamanan di Kawasan Pelabuhan,” ujarnya.

Yudha menambahkan, ada beberapa kerawanan yang berpotensi terjadi di Pelabuhan, seperti pencurian. Namun, itu bisa diminamilisir dengan adanya gata di pintu masuk Pelabuhan.

“Selain itu, kita juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian sehingga jika terjadi pencurian bisa langsung ditangani,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: