Dukung Penanangan Banjir di Sumatra, Dua Relawan PMI Kabupaten Tegal Dikirim ke Lokasi
RELAWAN - Dua relawan PMI Kabupaten Tegal yang dikirim untuk penanggulangan banjir di Sumatra diberangkatkan--
SLAWI, radartegal.com — Dua relawan PMI Kabupaten Tegal dikirim ke lokasi bencana banjir di wilayah Sumatera. Mereka dikirim untuk membantu percepatan penanganan bencana skala nasional.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, H. Iman Sisworo, SH mengatakan dua orang relawannya resmi ditugaskan PMI Pusat melalui PMI Provinsi Jawa Tengah. Mereka akan bergabung dalam tanggap darurat bencana TDB Banjir di wilayah Sumatera.
"Para relawan itu, nantinya akan ditempatkan bersama relawan PMI dari berbagai daerah. Antara lain Kabupaten Brebes, Pemalang, Pekalongan, Purbalingga, Grobogan, Sukoharjo, Kendal, Klaten, dan Blora, serta didukung 10 armada truk tangki air bersih," katanya.
Menurut Iman, penugasan kemanusiaan ini difokuskan pada upaya pemulihan di sejumlah wilayah terdampak banjir besar. Utamanya, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih.
BACA JUGA: Setahun 3 Kali Banjir, Normaslisasi Kali Jembangan Tegal Dianggarkan Hampir Rp300 Juta
BACA JUGA: Antisipasi Banjir, Pemkot Semarang Kerahkan 200 Petugas Bersihkan Kali
"Relawan akan bertugas selama dua minggu, membantu distribusi air bersih. Serta mendukung operasional pemulihan lainnya di lapangan," jelasnya.
Menurut Iman, relawan PMI selalu siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan. Relawan kemanusiaan PMI Kabupaten Tegal selalu hadir dan bergerak cepat dalam penanganan bencana alam, baik di wilayah Jawa Tengah seperti di Cilacap dan Banjarnegara, maupun dalam respons bencana skala nasional seperti banjir di Sumatera.
"Kami terus mempersiapkan relawan dan memperkuat kesiapsiagaan melalui Posko PMI," ungkapnya.
Selain itu, kata Iman, pihaknya juga telah menyiagakan relawan di Posko PMI sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana lanjutan. Mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.
BACA JUGA: Banjir di Brebes, Anggota DPRD Minta Hutan Lindung Dipulihkan
BACA JUGA: Kaesang Pangarep, Putra Bungsu Jokowi Kunjungi Korban Banjir di Brebes
Iman menambahkan, secara nasional, PMI Pusat mengerahkan 60 unit mobil tangki air dalam operasi TDB Banjir Sumatera. Dari jumlah tersebut, 20 unit merupakan dukungan dari PMI Sumatera Barat, yang wilayahnya juga terdampak cukup parah.
"Pengiriman relawan dan armada bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen PMI Kabupaten Tegal dalam misi kemanusiaan. Baik di tingkat daerah maupun nasional, untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana," jelasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (30/11/2025) tercatat 442 orang meninggal dunia, 402 orang hilang, 646 orang luka-luka. Korban tersebar di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Korban meninggal diantaranya, 217 orang berasal dari Sumatera Utara, 129 orang dari Sumatera Barat, dan 96 orang dari Aceh. Adapun korban hilang terdiri dari 209 orang di Sumut, 118 orang di Sumbar, serta 75 orang di Aceh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



