Resmi Jadi PNS, Dua Lulusan IPDN di Tegal Diminta Jaga Integritas dan Melek Teknologi
PELANTIKAN- Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud saat pengangkatan PNS kepada lulusan IPDN di Ruang Rapat Bupati Tegal. -ISTIMEWA-
- Pengangkatan Resmi: Dua lulusan IPDN secara resmi diambil sumpah dan menerima keputusan pengangkatan dari CPNS menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal pada Kamis, 1 Oktober 2026.
- Aparatur yang Dilantik: Kedua PNS baru tersebut adalah Hurul Aini Syalfa Harbiah Razak (ditempatkan sebagai Pamong Pemerintahan) dan Ari Setyaning Aji.
- Pesan Otoritas: Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud menegaskan tiga poin krusial yang wajib dihidupi ASN: menjaga integritas, mempertahankan netralitas, dan menegakkan disiplin kerja.
- Tuntutan Zaman: Pemkab Tegal mendorong para aparatur muda untuk menjadi PNS yang adaptif, inovatif, melek teknologi, serta terus mengembangkan kompetensi di tengah perubahan birokrasi.
SLAWI, radartegal.com – Korps Pegawai Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal resmi mendapat amunisi baru dari kalangan akademisi kepamongprajaan.
Mewakili Bupati Tegal, Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Amir Makhmud memimpin langsung prosesi pelantikan, pengambilan sumpah/janji, serta penyerahan keputusan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) bagi lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan tahun 2025.
BACA JUGA: Pelantikan 400 Anggota BPD Kabupaten Tegal: Bupati Soroti Pengawasan Dana Desa
BACA JUGA: Mata Bupati Berkaca-kaca Saat Sampaikan Ini di Pelantikan Sekda Pemalang
Prosesi khidmat yang menandai transformasi status kepegawaian dua aparatur muda tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Bupati Tegal, Slawi, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Amir memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal atas pembinaan dan pendampingan intensif yang diberikan selama masa orientasi CPNS.
Adapun dua lulusan IPDN yang resmi menyandang status PNS penuh tersebut adalah Hurul Aini Syalfa Harbiah Razak yang mendapatkan penugasan strategis sebagai Pamong Pemerintahan, serta Ari Setyaning Aji.
Menjaga Kepercayaan Publik dan Menolak Runtuh dalam Sekejap
Dalam amanatnya, Sekda Amir Makhmud mengingatkan dengan tegas bahwa sumpah atau janji yang diucapkan di atas kitab suci bukanlah sebuah formalitas seremonial belaka. Kata-kata tersebut merupakan ikatan sakral pengabdian total seorang abdi negara yang wajib diimplementasikan dalam tindakan sehari-hari.
BACA JUGA: Usai Pelantikan, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Tegal Tempati Formasi Baru
BACA JUGA: Tegal Hadiri Pelantikan Apindo Jateng Demi Genjot Investasi Daerah
Amir melemparkan sorotan tajam pada mahalnya nilai sebuah kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Kepercayaan publik yang dibangun dalam waktu lama, menurutnya, bisa hancur dalam hitungan detik akibat perilaku aparatur yang menyimpang.
“Kepercayaan masyarakat sangat mahal harganya, tetapi bisa runtuh dalam sekejap apabila tidak dijaga. Karena itu, integritas, netralitas dan disiplin harus selalu dikedepankan,” ujar Amir secara langsung di hadapan para pejabat yang hadir.
ASN Era Baru: Wajib Inovatif dan Terus Belajar
Menghadapi tantangan transformasi digital, Pemerintah Kabupaten Tegal menuntut para lulusan IPDN ini untuk bertindak sebagai motor penggerak birokrasi yang modern. Amir menekankan bahwa kecakapan dalam menguasai teknologi dan keberanian melahirkan inovasi baru adalah kunci utama efektivitas pelayanan publik saat ini.
Ia menggarisbawahi bahwa setiap tugas administratif, sekecil apa pun bentuknya di dalam struktur organisasi, merupakan rantai penting yang menentukan kepuasan pelayanan bagi masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



