Antisipasi Kekeringan di Brebes DPKP Salurkan Irigasi Perpompaan ke Kelompok Tani
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kembali menyalurkan bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) sebanyak 20 titik pada Tahap II.(istimewa)--
BREBES, radartegal.com - Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) kembali menyalurkan bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) sebanyak 20 titik pada Tahap II. Bantuan tersebut sebagai langkah antisipasi Pemkab Brebes serta menyelamatkan ratusan hektar lahan sawah dari risiko gagal panen, demi menjaga ketahanan pangan daerah.
Bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian ini disalurkan dalam dua tahap. Tahap I sebanyak 13 titik telah terealisasi, dan Tahap II sebanyak 20 titik diserahkan pada Kamis 1 Oktober 2026.
Kepala Bidang Sarana Prasarana Pertanian DPKP Brebes, Azmi Asyidda Mushoffa menjelaskan program ini diprioritaskan bagi desa-desa yang memiliki sumber air permukaan, namun terkendala keterbatasan infrastruktur sehingga air sulit mengalir ke areal persawahan.
"Tahap I sudah berjalan di titik rawan kekeringan. Dengan pompa ini, petani dapat mengoptimalkan Musim Tanam kedua maupun ketiga, sehingga target Luas Tambah Tanam tetap terpenuhi. Hari ini kami laksanakan sosialisasi sekaligus penyerahan Tahap II sebanyak 20 titik," ujar Azmi di kantornya, Kamis 1 Oktober 2026.
BACA JUGA: Waduk Mrica Banjarnegara Kritis, Sedimentasi 90 Persen Ancam Irigasi Petani
BACA JUGA: Antisipasi Kemarau Panjang, Ketua DPRD Jateng Ingatkan Risiko Keringnya Irigasi Pertanian
Setiap titiknya, kata dia, mencakup paket lengkap untuk dalam bantuan yang diserahkan kepenerima manfaat. Diantaranya, pembangunan rumah pompa, unit pompa air, mesin penggerak, hingga jaringan pipa distribusi menuju lahan. Sistem swakelola diterapkan agar kelompok tani bertanggung jawab mengelola dan merawat aset tersebut secara mandiri dan berkelanjutan.
Bantuan ini disambut gembira para petani yang sebelumnya cemas menghadapi kemarau panjang. Warjono, Ketua Kelompok Tani Tirta Mas, Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, menyampaikan rasa syukurnya.
"Ini penyelamat bagi kami. Sebelumnya tanah sawah mulai retak, terancam gagal panen karena air sungai tidak bisa naik ke lahan. Setelah pompa terpasang, air mengalir lancar. Kami optimis panen aman dan bisa lanjut tanam berikutnya," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Brebes berkomitmen terus mengawal dan mengevaluasi pemanfaatan bantuan ini agar tetap tepat sasaran serta berdampak nyata bagi kesejahteraan petani.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



