Sharp Giga Fest

Dorong Kemandirian Ekonomi Difabel, Tim Periset BIMA 2026 Luncurkan Website E-Market Inklusif di Tegal

Dorong Kemandirian Ekonomi Difabel, Tim Periset BIMA 2026 Luncurkan Website E-Market Inklusif di Tegal

Peluncuran E-Market Inklusif di Tegal--

SLAWI, radartegal.com - Tim Periset Program Hibah BIMA Tahun 2026 dari Universitas Pancasakti Tegal dan Universitas Bhamada Slawi resmi menggelar Seminar, Jumat, 31 Juli 2026. Kegiatan juga sekaligus merilis website E-Market Inklusif di Markas Komunitas Difabel Slawi Mandiri (DSM).

Langkah ini merupakan wujud nyata implementasi pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada penguatan hilirisasi produk-produk karya penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal. Acara ini dihadiri sekitar 32 anggota Komunitas DSM beserta jajaran tamu undangan. 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tegal, Dra. Nurhayati, M.M., Kepala UPTD Loka Bina Karya, Umy Diyah Arti, S.K.M., M.M. Ketua Tim Periset BIMA 2026, Akhmad Habibullah, M.I.P., beserta, Deddy Prihadi, SE., M.KOM, Haries Anom Susetyo Aji Nugroho, M.KOM serta Ketua Komunitas DSM, Khambali. 

Peluncuran platform E-Market Inklusif menjadi puncak acara tersebut, platform digital ini dirancang khusus untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing produk lokal karya difabel. Serta memacu terciptanya ekosistem ekonomi digital yang adil, setara, dan berkelanjutan. 

BACA JUGA: Hebat, Program Studi Pendidikan Ekonomi UPS Raih Akreditasi Unggul

BACA JUGA: UPS Resmi Tutup Summer Camp 2026, Perkuat Jejaring Internasional Lewat Pertukaran Budaya

Ketua Tim Periset BIMA 2026, Akhmad Habibullah, M.I.P., menegaskan bahwa inovasi ini merupakan pemantik awal. Bagi kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas.

"Langkah kecil yang kita mulai hari ini adalah awal bagi perjalanan panjang dan besar kita semua dalam proses mandiri ekonomi. Harus ditanam dalam hati bahwa kita bisa, kita hebat, dan kita kuat," ujar Akhmad Habibullah memotivasi para peserta.

Dukungan penuh juga mengalir dari Pemerintah Kabupaten Tegal. Kepala Diskominfo Dra. Nurhayati, M.M., menyampaikan apresiasinya atas sinergi lintas sektor ini. Serta berharap kolaborasi serupa terus berlanjut. 

"Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin banyak program yang dikolaborasikan. Kami dari pihak pemerintah mendukung penuh kegiatan ini dan berharap teman-teman istimewa semakin hebat," ungkap Nurhayati.

Melalui integrasi peran pemerintah, perguruan tinggi, dan komunitas ini, E-Market Inklusif diharapkan tak sekadar menjadi media pemasaran digital, melainkan solusi nyata dalam mewujudkan pemerataan ekonomi digital di Kabupaten Tegal.(Agus Mutaalimin)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait